Monday, 21 September 2015

Keyakinan Tauhid

...apa sahaja yang dipandang...yang didengar ...di situ adanya tanda-tanda kewujudan Allah ta'ala dan tanda- tanda kebesaranNya..yang membawa keyakinan tauhid dan ketundukan kerendahan hati pada Nya...

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٥٣﴾

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Fussilat : 53

Namun....pandangan mata, pendengaran telinga dan keyakinan hati sering terhijab oleh syubhat kufur, syirik dan nifaq serta kejahilan.....

قُلْ هُوَ الَّذِي أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ ﴿٢٣﴾

Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

Al Mulk : 23

...juga hijab dunia dan nafsu..

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَـٰذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ ﴿٥١﴾

(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Al A'raaf: 51

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٥٣﴾

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.

Yusuf : 53

...sedangkan Dia ' tersangat hampir ' kepada hambaNya...

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ﴿١٦﴾

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

Qaaf : 16

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ ﴿٨٣﴾ وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ ﴿٨٤﴾ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ ﴿٨٥﴾

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,(83) padahal kamu ketika itu melihat,(84) dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,(85)

Al Wai'ah : 83-85

.... Hati manusialah yang sebenarnya buta..

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ ﴿٤٦﴾

maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

Al Hajj : 46

Justeru... suluhilah makrifat hati dengan ilmu..bermujahadahlah tanpa penat dan jemu...hampirilah Dia dengan amal dan ibadahmu...perhalusilah perasaanmu padaNya...nescaya engkau bakal dipenuhi dengan cahaya petunjukNya...

Sunday, 12 July 2015

Ilmu al-Quran

Bismillahhirrahmanirrahim..
NAK kongsi ilmu Al- Quran dgn sahabat yg sudi.
'-----'-------'------'--'------'-

1. S : Berapa jumlah Surah dlm al-Qur'an ?
J : 114 Surah

2. S : Berapa jumlah Juz dlm al-Qur'an ?
J : 30 Juz

3. S : Berapa jumlah Hizb dlm al-Qur'an ?
    J : 60 Hizb

4. S : Berapa jumlah Ayat dlm al-Qur'an ?
    J : 6236 Ayat

5. S : Berapa jumlah Kata dlm al-Qur'an ?, dan Berapa Jumlah Hurufnya ?
    J : 77437 Kata, atau 77439 Kata dan 320670 Huruf

6. S : Siapa Malaikat yang disebut dlm al-Qur'an ?,
     J : Jibril, Mikail, Malik, Malakulmaut, Harut, Marut, Al-Hafazoh, Al-Kiromulkatibun
HamalatulArsy, dll.

7. S : Berapa Jumlah Sajdah (ayat Sujud) dlm al-Qur'an?
    J : 14 Sajdah

8. S : Berapa Jumlah
para Nabi yg disebut dlm Al-Qur'an ?
    J : 25 Nabi

9. S : Berapa Jumlah Surah Madaniyah dlm al-Qur'an ?, sebutkan.
    J : 28 Surah, al-Baqarah, al-Imran, al-Nisa" al-Maidah, al-Anfal, al-Tawbah, al-Ra'd,
al-Haj, al-Nur, al-Ahzab, Muhammad, al-Fath, al-Hujurat, al-Rahman, al-Hadid,
al-Mujadilah, al-Hasyr, al-Mumtahanah, al-Shaf, al-Jum'ah, al-Munafiqun,
al-Taghabun, al-Thalaq, al-Tahrim, al-Insan, al-Bayinah, al-Zalzalah, al-Nashr.

10.S : Berapa Jumlah Surah Makiyah dlm al-Qur'an ?sebutkan.
     J : 86 Surat, selain surah tersebut di atas.

11.S : Berapa Jumlah Surah yg dimulai dgn huruf dlm al-Qur'an ?
     J : 29 Surah.

12.S : Apakah yg dimaksud dgn Surah Makiyah ?, sebutkan 10 saja.
     J : Suarah Makiyah adalah Suarah yg diturunkan sebelum Hijrah, seperti : al-An'am,
al-Araf, al-Shaffat, al-Isra', al-Naml, al-Waqi'ah, al-Haqqah, al-Jin, al-Muzammil,
al-Falaq.

13.S : Apakah yg dimaksud dgn Surah Madaniyah? sebutkan lima saja ?
     J : Surah Madaniyah adalah Surah yg diturunkan setelah Hijrah, seperti : al-Baqarah,
al-Imran, al-Anfal, al-Tawbah, al-Haj.

14.S : Siapakah nama para Nabi yg disebut dlm
Al-Qur'an?
     J : Adam, Nuh, Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub, Musa, Isa, Ayub, Yunus, Harun, Dawud,
Sulaiman, Yusuf, Zakaria, Yahya, Ilyas, Alyasa', Luth, Hud, Saleh, ZulKifli, Syuaib,
Idris, Muhammad Saw.

15.S : Siapakah satu-satunya nama wanita yg disebut namanya dlm al-Qur'an?
      J : Maryam binti Imran.

16.S : Siapakah satu-satunya nama Sahabat yg disebut namanya dlm al-Qur'an?
     J : Zaid bin Haritsah.

17.S : Apakah nama Surah yg tanpa Basmalah?
     J : Surah at-Tawbah.

18.S : Apakah nama Surah yg memiliki dua Basmalah?
      J : Surah al-Naml.

19.S : Apakah nama Surah yg bernilai seperempat al-Qur'an?
      J : Surah al-Kafirun.

20.S : Apakah nama Surah yg bernilai sepertiga al-Qur'an?
      J : Surah al-Ikhlas

21.S : Apakah nama Surah yg menyelamatkan dari siksa Qubur?
      J : Surah al-Mulk

22.S : Apakah nama Surah yg apabila dibaca pada hari Jum'at akan menerangi sepanjang minggu ?
      J : Surah al-Khafi

23.S : Apakah ayat yg paling Agung dan dlm Surah apa?
     J : Ayat Kursi, dlm Surah al-Baqarah ayat No.255

24.S : Apakah nama Surah yg paling Agung dan berapa jumlah ayatnya ?
     J : Surah al-Fatihah, tujuh ayat.

25.S : Apakah ayat yg paling bijak dan dlm surah apa?
     J : Firman Allah Swt :" Barang siapa yg melakukan kebaikan sebesar biji sawi ia akan lihat,
Barang siapa melakukan kejahatan sebesar biji sawi ia akan lihat, Surah al-Zalzalah ayat 7-8.

26.S : Apakah nama Surah yg ada dua sajdahnya ?
     J : Surah al-Haj ayat 18 dan ayat 77.

27.S : Pada Kata apakah pertengahan al-Qur'an itu di Surah apa ? ayat no Berapa ?
     J : وليتلطف Surah al-Kahfi ayat No. 19.

28.S : Ayat apakah bila dibaca setiap habis Shalat Fardhu dpt mengantarkannya masuk
ke dalam surga ?
     J : Ayat Kursi.

29.S : Ayat apakah yg diulang-ulang sbyk 31 kali dlm satu Surah dan di Surah apa ?
     J : Ayat  فبأي آلاء ربكما تكذبانِ ) pada Surah al-Rahman.

30.S : Ayat apakah yg diulang-ulang sbyk 10 kali dlm satu Surah dan di surah apa ? Apakah ayat ini ada juga disebut dlm surah lainnya? Di Surah apa ?
     J : Ayat ( ويل يومئذ للمكذبين ) pada Surah al-Mursalat, juga ada dlm Surah al-Muthafifin
ayat No. 10.

31.S : Apakah Ayat terpanjang dlm al-Qur'an ? pada Surah apa? Ayat berapa?
     J :

Saturday, 16 May 2015

Selamat Hari Guru buat warga pendidik

Guru.....

Bila murid duduk.. Cikgu berdiri,
Bila murid diseligi.. Cikgu pulak kena gari..
Murid datang naik BMW 7 siri.. Cikgu datang naik Myvi..
Murid dah dewasa jadi Somebody,
Cikgu tetap begini..
Namun begitu.., Di dunia cikgu berbakti,
Moga di akhirat, syurga tempat cikgu kekal abadi..SELAMAT HARI GURU..

Macam mana nak kenal guru?
Garang orangnya, itulah guru disiplin..
Penyayang orangnya, itulah guru prasekolah.
Sabar orangnya, itulah guru pendidikan khas..
Sentiasa cool & tak pernah marah, itulah guru kaunseling..
Petah berucap, itulah guru besar..
Pelik orangnya, itulah guru pendidikan seni..
Gelap orangnya, itulah guru pendidikan jasmani..
Warak orangnya, itulah guru agama..
Sopan orangnya, itulah guru pendidikan sivik..
Berbahasa orangnya, itulah guru Bahasa Malaysia..
Berseni bahasanya, itulah guru sastera..
Walau siapa pun dia.. dia tetap berjasa..SELAMAT HARI GURU..

Erti sebenar seorang cikgu
C: Cantik budi pekertinya.
I: Inovatif praktisnya.
K: Kreatif mindanya.
G: Garang semangatnya.
U: Unggul ilmunya

(Yang ni jangan marah......gurau2.....��������������)
Mak cakap cikgu macam MAGGI,
Makanan rutin di waktu susah..

Ayah cakap cikgu macam D SEEKERS,
Garang dan menakutkan..

Atuk cakap cikgu macam ASTRO,
Macam-macam ada..

Tapi saya cakap cikgu macam LOREAL,
Kerana dirimu BEGITU BERHARGA..

SELAMAT HARI GURU.
"MEMBINA ILMU MENYEMPURNAKAN AKHLAK"

Thursday, 14 May 2015

Bahagian akhir : Golongan yang Berjaya, beroleh kemenangan

25 Rejab 1436H
14 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian akhir)
Golongan yang Berjaya, beroleh kemenangan…

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ﴿٢﴾وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ ﴿٣﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ﴿٤﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٥﴾ إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٦﴾ فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٧﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ﴿٨﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ﴿٩﴾ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ 
﴿١٠﴾ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ﴿١١﴾ وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن سُلَالَةٍ مِّن طِينٍ ﴿١٢)

Sesungguhnya berjayalah orang-orang yang beriman, Iaitu mereka yang khusyuk dalam Dan mereka yang berusaha membersihkan hartanya (dengan menunaikan zakat harta itu);sembahyangnya; Dan mereka yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia; Dan mereka yang menjaga kehormatannya, -Kecuali kepada isterinya atau hamba sahayanya maka sesungguhnya mereka tidak tercela: -Kemudian, sesiapa yang mengingini selain dari yang demikian, maka merekalah orang-orang yang melampaui batas; Dan mereka yang menjaga amanah dan janjinya; Dan mereka yang tetap memelihara sembahyangnya; Mereka itulah orang-orang yang berhak mewarisi -Yang akan mewarisi Syurga Firdaus; mereka kekal di 
dalamnya.
(Al-Mukminun: 1-12)

لَّا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّـهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَـٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ ۖوَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّـهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَـٰئِكَ حِزْبُ اللَّـهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّـهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٢٢﴾

Engkau tidak akan dapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, tergamak berkasih-mesra dengan orang-orang yang menentang (perintah) Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang yang menentang itu ialah bapa-bapa mereka, atau anak-anak mereka, atau saudara-saudara mereka, ataupun keluarga mereka. Mereka (yang setia) itu, Allah telah menetapkan iman dalam hati mereka, dan telah menguatkan mereka dengan semangat pertolongan daripadaNya; dan Dia akan memasukkan mereka ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka tetap kekal di dalamnya. Allah reda akan mereka dan mereka reda (serta bersyukur) akan nikmat pemberianNya. Merekalah penyokong-penyokong (agama) Allah. Ketahuilah! Sesungguhnya penyokong-penyokong (agama) Allah itu ialah orang-orang yang berjaya.
(Al-Mujadalah: 22)

Kesimpulan sifat-sifat golongan yang berjaya dan berkemenangan menurut Al Quran, di antaranya ialah:

1. Beriman kepada Allah Ta’ala dan seluruh rukun-rukun keimanan.
2. Bertakwa kepada Allah dengan menjunjung seluruh perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya.
3. Memelihara hubungan dengan Allah Ta’ala dan hubungan sesama manusia seperti mendirikan solat dan member infaq kepada manusia.
4. Beriman kepada Rasul dan memuliakannya, juga menolongnya, serta mengikut nur (cahaya) yang diturunkan kepadanya (Al-Quran).
5. Berada dalam jamaah dan melakukan dakwah amar makruf dan nahi mungkar.
6. Berjihad fi sabilillah dengan harta dan jiwa raga serta bersabar menghadapi perjuangan.
7. Memiliki sifat-sifat keimanan yang sempurna iaitu memelihara solat dan khusyuk dalam solat, berusaha membersihkan hartanya (dengan menunaikan zakat harta itu); menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia; menjaga kehormatannya, menjaga amanah dan janjinya.

Justeru, letakkanlah dirimu di kalangan mereka yang berjaya dan berkemenangan di dunia dan akhirat...

Bahagian pertama : Golongan yang berjaya, beroleh kemenangan…

24 Rejab 1436H
13 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian pertama)
Golongan yang berjaya, beroleh kemenangan…

Dalam Al Quran banyak kalimah digunakan untuk menggambarkan golongan yang berjaya. Di antaranya ialah ( المفلحون ) yang berasal dari kata dasarnya ( افلح ). Kalimah ini menggambarkan mereka yang berjaya adalah mereka memiliki sifat-sifat tertentu yang ditentukan oleh Allah Ta’ala. Dan kejayaannya itu dijamin dengan balasan setimpal di akhirat.

Firman Allah Ta’ala:

الم ﴿١﴾ ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ﴿٢﴾الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ﴿٣﴾ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ﴿٤﴾ أُولَـٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٥﴾

Alif, Laam, Miim. Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa; Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan (mengerjakan) sembahyang serta membelanjakan (mendermakan) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya
(Al-Baqarah: 1-5)

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنجِيلِ يَأْمُرُهُم بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿١٥٧﴾

"Iaitu orang-orang yang mengikut Rasulullah (Muhammad s.a.w) Nabi yang Ummi, yang mereka dapati tertulis (namanya dan sifat-sifatnya) di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. Ia menyuruh mereka dengan perkara-perkara yang baik, dan melarang mereka daripada melakukan perkara-perkara yang keji; dan ia menghalalkan bagi mereka segala benda yang baik, dan mengharamkan kepada mereka segala benda yang buruk; dan ia juga menghapuskan dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, dan memuliakannya, juga menolongnya, serta mengikut nur (cahaya) yang diturunkan kepadanya (Al-Quran), mereka itulah orang-orang yang berjaya.
(Al-A’raaf: 157)

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿١٠٤﴾

Dan hendaklah ada di antara kamu satu puak yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang-orang yang berjaya.
(Ali ‘Imran: 104)

لَـٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ ۚ وَأُولَـٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ﴿٨٨﴾

(Mereka tetap tinggal) tetapi Rasulullah dan orang-orang yang beriman bersamanya, berjihad dengan harta benda dan jiwa mereka; dan mereka itulah orang-orang yang mendapat kebaikan, dan mereka itulah juga yang berjaya.
(At-Taubah: 88)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّـهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿٢٠٠﴾

Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).
(Ali ‘Imran: 200)

(Bersambung esok bahagian akhir)

Tuesday, 12 May 2015

Hidup Mulia, Mati Syahid

23 Rejab 1436H
12 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

Hidup Mulia, Mati Syahid

عِشْ كريما أو مُتْ شهيدا

Motto “hidup mulia atau mati syahid”, ini adalah bersumberkan nasihat Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Salaam kepada Umar bin Al Khatthab radhiyallahu anhu. Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- رَأَى عَلَى عُمَرَ قَمِيصًا أَبْيَضَ فَقَالَ « ثَوْبُكَ هَذَا غَسِيلٌ أَمْ جَدِيدٌ ». قَالَ لاَ بَلْ غَسِيلٌ. قَالَ « الْبَسْ جَدِيدًا وَعِشْ حَمِيدًا وَمُتْ شَهِيدًا »

“Bahawa Rasulullah salallahu ‘alaihi wa Salaam melihat Umar radhiyallahu anhu memakai gamis putih, maka Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Salaam berkata: “bajumu itu bekas dicuci atau baru?”, Umar radhiyallahu anhu menjawab : ‘tidak.. ini bekas dicuci’. Nabi salallahu ‘alaihi wa salaam bersabda: “pakailah pakaian baru, dan hiduplah mulia atau matilah sebagai syahid”.

Tidak ada kehidupan yang lebih mulia bagi seorang hamba Allah selain hidup menjunjung seluruh perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّـهِ أَتْقَاكُمْ ۚ

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu.
(Al-Hujurat: 13)

Justeru berusahalah untuk seluruh hidup...

كن مسلما مؤمنا متقيا داعيا مجاهدا

Jadilah seorang muslim mukmin muttaqi daa'ie mujahid.

بَلَىٰ مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّـهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِندَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿١١٢﴾

(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
(Al-Baqarah: 112)

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman".
(Al-Mukminun: 1)

بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ ﴿٧٦﴾ 

(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
(Ali 'Imran: 76)

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّـهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ﴿٣٣﴾ 

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?"
(Fussilst: 33)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّـهِ أُولَـٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّـهِ ۚ وَاللَّـهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٢١٨﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al-Baqarah : 218)

Sunday, 10 May 2015

Bahagian akhir : Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

21 Rejab 1436H
10 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian akhir)
Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

Menjadi pelaku bid'ah terhadap agama Allah

وعن جابر بن عبدالله قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم يقول إذا خطب : أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْأُمُورِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ 
أخرجه مسلم

Daripada Jabir bin Abdullah RA: Adalah Nabi SAW berkhutbah:
"Amma ba'du...sesungguhnya sebaik-baik perkara ialah Kitab Allah, sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk urusan ialah perkara yang baru diada-adakan dan setiap bid’ah adalah sesat.
(Hadith Riwayat Muslim)

Menyesatkan manusia dan menjauhkan mereka dari jalan Allah

...وَإِنَّ كَثِيرًا لَيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ
(119 ) سورة الأنعام

…Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
(Al-An'aam: 119)

Menjadi pelaku kerosakan ke atas kehidupan

وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْوَاءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ بَلْ أَتَيْنَاهُم بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَن ذِكْرِهِم مُّعْرِضُونَ ﴿٧١﴾سورة المؤمنون

Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Quran) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.
(Al-Mukminun: 71)

Menjadi penghuni neraka di akhirat

وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ
(٢٦) سورة ص

dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
(Shaad: 26)

Beruntunglah siapa yang berjaya mendidik,mengasuh, mengekang, menundukkan nafsunya. Syurga baginya sebagai tempat tinggal di akhirat...

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا ﴿٧﴾ فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا ﴿٨﴾ قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ﴿٩﴾ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا 
﴿١٠﴾ سورة الشمس

dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya)(7) maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.(8) sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,(9) dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(10)
(As-Syams: 7-10)

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ سورة النازعات

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,(40) maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).(41)
(An-Nazi'at: 40-41)

أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ﴿٢٧﴾ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ﴿٢٨﴾ فَادْخُلِي فِي عِبَادِي ﴿٢٩﴾ وَادْخُلِي جَنَّتِي ﴿٣٠﴾ سورة الفجر 

Hai nafsu yang tenang (27) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.(28) Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku(29) masuklah ke dalam surga-Ku.(30)
(Al-Fajr: 27-30)

Selamat Hari Ibu