Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Monday, 21 September 2015

Keyakinan Tauhid

...apa sahaja yang dipandang...yang didengar ...di situ adanya tanda-tanda kewujudan Allah ta'ala dan tanda- tanda kebesaranNya..yang membawa keyakinan tauhid dan ketundukan kerendahan hati pada Nya...

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٥٣﴾

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Fussilat : 53

Namun....pandangan mata, pendengaran telinga dan keyakinan hati sering terhijab oleh syubhat kufur, syirik dan nifaq serta kejahilan.....

قُلْ هُوَ الَّذِي أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ ﴿٢٣﴾

Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

Al Mulk : 23

...juga hijab dunia dan nafsu..

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَـٰذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ ﴿٥١﴾

(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Al A'raaf: 51

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٥٣﴾

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.

Yusuf : 53

...sedangkan Dia ' tersangat hampir ' kepada hambaNya...

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ ﴿١٦﴾

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

Qaaf : 16

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ ﴿٨٣﴾ وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ ﴿٨٤﴾ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ ﴿٨٥﴾

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,(83) padahal kamu ketika itu melihat,(84) dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,(85)

Al Wai'ah : 83-85

.... Hati manusialah yang sebenarnya buta..

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ ﴿٤٦﴾

maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

Al Hajj : 46

Justeru... suluhilah makrifat hati dengan ilmu..bermujahadahlah tanpa penat dan jemu...hampirilah Dia dengan amal dan ibadahmu...perhalusilah perasaanmu padaNya...nescaya engkau bakal dipenuhi dengan cahaya petunjukNya...

Thursday, 14 May 2015

Bahagian pertama : Golongan yang berjaya, beroleh kemenangan…

24 Rejab 1436H
13 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian pertama)
Golongan yang berjaya, beroleh kemenangan…

Dalam Al Quran banyak kalimah digunakan untuk menggambarkan golongan yang berjaya. Di antaranya ialah ( المفلحون ) yang berasal dari kata dasarnya ( افلح ). Kalimah ini menggambarkan mereka yang berjaya adalah mereka memiliki sifat-sifat tertentu yang ditentukan oleh Allah Ta’ala. Dan kejayaannya itu dijamin dengan balasan setimpal di akhirat.

Firman Allah Ta’ala:

الم ﴿١﴾ ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ﴿٢﴾الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ﴿٣﴾ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ﴿٤﴾ أُولَـٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٥﴾

Alif, Laam, Miim. Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa; Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan (mengerjakan) sembahyang serta membelanjakan (mendermakan) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya
(Al-Baqarah: 1-5)

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنجِيلِ يَأْمُرُهُم بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿١٥٧﴾

"Iaitu orang-orang yang mengikut Rasulullah (Muhammad s.a.w) Nabi yang Ummi, yang mereka dapati tertulis (namanya dan sifat-sifatnya) di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. Ia menyuruh mereka dengan perkara-perkara yang baik, dan melarang mereka daripada melakukan perkara-perkara yang keji; dan ia menghalalkan bagi mereka segala benda yang baik, dan mengharamkan kepada mereka segala benda yang buruk; dan ia juga menghapuskan dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, dan memuliakannya, juga menolongnya, serta mengikut nur (cahaya) yang diturunkan kepadanya (Al-Quran), mereka itulah orang-orang yang berjaya.
(Al-A’raaf: 157)

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿١٠٤﴾

Dan hendaklah ada di antara kamu satu puak yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang-orang yang berjaya.
(Ali ‘Imran: 104)

لَـٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ ۚ وَأُولَـٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ﴿٨٨﴾

(Mereka tetap tinggal) tetapi Rasulullah dan orang-orang yang beriman bersamanya, berjihad dengan harta benda dan jiwa mereka; dan mereka itulah orang-orang yang mendapat kebaikan, dan mereka itulah juga yang berjaya.
(At-Taubah: 88)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّـهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿٢٠٠﴾

Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).
(Ali ‘Imran: 200)

(Bersambung esok bahagian akhir)

Tuesday, 12 May 2015

Hidup Mulia, Mati Syahid

23 Rejab 1436H
12 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

Hidup Mulia, Mati Syahid

عِشْ كريما أو مُتْ شهيدا

Motto “hidup mulia atau mati syahid”, ini adalah bersumberkan nasihat Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Salaam kepada Umar bin Al Khatthab radhiyallahu anhu. Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- رَأَى عَلَى عُمَرَ قَمِيصًا أَبْيَضَ فَقَالَ « ثَوْبُكَ هَذَا غَسِيلٌ أَمْ جَدِيدٌ ». قَالَ لاَ بَلْ غَسِيلٌ. قَالَ « الْبَسْ جَدِيدًا وَعِشْ حَمِيدًا وَمُتْ شَهِيدًا »

“Bahawa Rasulullah salallahu ‘alaihi wa Salaam melihat Umar radhiyallahu anhu memakai gamis putih, maka Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Salaam berkata: “bajumu itu bekas dicuci atau baru?”, Umar radhiyallahu anhu menjawab : ‘tidak.. ini bekas dicuci’. Nabi salallahu ‘alaihi wa salaam bersabda: “pakailah pakaian baru, dan hiduplah mulia atau matilah sebagai syahid”.

Tidak ada kehidupan yang lebih mulia bagi seorang hamba Allah selain hidup menjunjung seluruh perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّـهِ أَتْقَاكُمْ ۚ

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu.
(Al-Hujurat: 13)

Justeru berusahalah untuk seluruh hidup...

كن مسلما مؤمنا متقيا داعيا مجاهدا

Jadilah seorang muslim mukmin muttaqi daa'ie mujahid.

بَلَىٰ مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّـهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِندَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿١١٢﴾

(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
(Al-Baqarah: 112)

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman".
(Al-Mukminun: 1)

بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ ﴿٧٦﴾ 

(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
(Ali 'Imran: 76)

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّـهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ﴿٣٣﴾ 

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?"
(Fussilst: 33)

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّـهِ أُولَـٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّـهِ ۚ وَاللَّـهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٢١٨﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al-Baqarah : 218)

Sunday, 10 May 2015

Bahagian akhir : Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

21 Rejab 1436H
10 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian akhir)
Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

Menjadi pelaku bid'ah terhadap agama Allah

وعن جابر بن عبدالله قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم يقول إذا خطب : أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْأُمُورِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ 
أخرجه مسلم

Daripada Jabir bin Abdullah RA: Adalah Nabi SAW berkhutbah:
"Amma ba'du...sesungguhnya sebaik-baik perkara ialah Kitab Allah, sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk urusan ialah perkara yang baru diada-adakan dan setiap bid’ah adalah sesat.
(Hadith Riwayat Muslim)

Menyesatkan manusia dan menjauhkan mereka dari jalan Allah

...وَإِنَّ كَثِيرًا لَيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ
(119 ) سورة الأنعام

…Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
(Al-An'aam: 119)

Menjadi pelaku kerosakan ke atas kehidupan

وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْوَاءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ بَلْ أَتَيْنَاهُم بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَن ذِكْرِهِم مُّعْرِضُونَ ﴿٧١﴾سورة المؤمنون

Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Quran) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.
(Al-Mukminun: 71)

Menjadi penghuni neraka di akhirat

وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ
(٢٦) سورة ص

dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
(Shaad: 26)

Beruntunglah siapa yang berjaya mendidik,mengasuh, mengekang, menundukkan nafsunya. Syurga baginya sebagai tempat tinggal di akhirat...

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا ﴿٧﴾ فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا ﴿٨﴾ قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ﴿٩﴾ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا 
﴿١٠﴾ سورة الشمس

dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya)(7) maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.(8) sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,(9) dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(10)
(As-Syams: 7-10)

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ سورة النازعات

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,(40) maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).(41)
(An-Nazi'at: 40-41)

أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ﴿٢٧﴾ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ﴿٢٨﴾ فَادْخُلِي فِي عِبَادِي ﴿٢٩﴾ وَادْخُلِي جَنَّتِي ﴿٣٠﴾ سورة الفجر 

Hai nafsu yang tenang (27) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.(28) Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku(29) masuklah ke dalam surga-Ku.(30)
(Al-Fajr: 27-30)

Selamat Hari Ibu

Saturday, 9 May 2015

Bahagian ketiga : Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

20 Rejab 1436H
09 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian ketiga)
Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

Ditunggangi syaitan dan memandang baik amalan buruknya

أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّهِ كَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُم
﴿١٤﴾ سورة محمد

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?
(Muhammad: 14)

Hati tertutup dari menerima kebenaran

أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّـهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ
﴿١٦﴾سورة محمد

Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
(Muhammad: 17)

Meninggalkan ketaatan dan ketaqwaan

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
(59) سورة مريم

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.
(Maryam: 59)

Hati jadi berpenyakit sehingga tidak kenal lagi antara yang perkara baik dan buruk...

Di antaranya penyakit lemah dan malas.....

فقد روى الحاكم والبيهقي عن أنس أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقول: اللهم إني أعوذ بك من العجز والكسل ...،،

Diriwayatkan daripada Al Hakim dan Baihaqi daripada Anas, bahawa Nabi SAW bersabda : "Ya Allah Aku berlindung denganmu daripada lemah dan malas..."

عن حُذَيْفَةُ قال : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُول: [ تُعْرَضُ الْفِتَنُ عَلَى الْقُلُوبِ كَالْحَصِيرِ عُودًا عُودًا فَأَيُّ قَلْبٍ أُشْرِبَهَا نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ وَأَيُّ قَلْبٍ أَنْكَرَهَا نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ بَيْضَاءُ حَتَّى تَصِيرَ عَلَى قَلْبَيْنِ عَلَى أَبْيَضَ مِثْلِ الصَّفَا فَلَا تَضُرُّهُ فِتْنَةٌ مَا دَامَتْ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُرْبَادًّا كَالْكُوزِ مُجَخِّيًا لَا يَعْرِفُ مَعْرُوفًا وَلَا يُنْكِرُ مُنْكَرًا إِلَّا مَا أُشْرِبَ مِنْ هَوَاهُ ] 
أخرجه البخاري ومسلم والترمذي وابن ماجة وأحمد .

Dari Hudzaifah RA, beliau berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda maksudnya:
"Fitnah-fitnah akan mendatangi hati bagaikan anyaman tikar yang tersusun seutas demi seutas. Maka hati mana saja yang menyerapnya akan ditorehkan padanya satu titik hitam. Dan hati mana saja yang mengingkarinya akan ditorehkan padanya satu titik putih hingga menjadilah keadaan dua jenis hati tadi, hati yang sangat putih bagaikan batu putih yang sangat licin, tidak akan ada satu fitnahpun yang akan memudaratkannya selama langit dan bumi masih ada. Sedangkan hati yang lain adalah hati yang hitam dan kotor, bagaikankan gelas yang terbalik. Hati yang tidak mengetahui perkara yang makruf dan tidak pula mengingkari perkara yang mungkar, kecuali yang sesuai dengan hawa nafsunya".
(Hadith Riwayat AlBukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Memandang remeh dosa maksiat

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :

إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ فِي أَصْلِ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ ، وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ وَقَعَ عَلَى أَنْفِهِ قَالَ بِهِ هَكَذَا فَطَارَ 
أخرجه البخاري والترمذي .

Daripada Abdullah Ibnu Mas'ud RAhumma, Rasulullah SAW bersabda:
"Dosa dilihat oleh seorang beriman bagaikan bukit yang besar yang dibimbangi akan menghempap dirinya...namun bagi seorang fajir (pendosa) dosa hanya bagaikan lalat kecil yang kecil yang hinggap di batang hidungnya lalu ia menepis2".
(Hadith Riwayat Al-Bukhari dan  AthTirmidzi)

(Bersambung esok bahagian akhir)

Friday, 8 May 2015

Bahagian kedua : Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

19 Rejab 1436H
08 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian kedua)
Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

عن فَضَالَة بْنَ عُبَيْدٍ، يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: الْمُجَاهِدُ مَنْ جَاهَدَ نَفْسَهُ فِي اللَّهِ
أخرجه ابو داود وابن حبان

Dari Fadhalaah bin 'Ubaid berkata ia: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : " Mujahid itu ialah seorang yang menunduk dan memaksa nafsunya pada (mentaati) Allah".
(Hadith Riwayat Abu Daud dan Ibnu Hibban)

قال الإمام المحقق ابن القيم: وسمعت شيخنا يعني شيخ الإسلام ابن تيمية قدس الله روحه يقول : جهاد النفس والهوى أصل جهاد الكفار والمنافقين ، فإنه لا يقدر على جهادهم حتى يجاهد نفسه وهواه أولا حتى يخرج إليهم ، فمن قهر هواه عز وساد ، ومن قهره هواه ذل وهان وهلك وباد

Berkata Imam Muhaqqiq Ibnul Qayyim: "Aku mendengar Syeikh kami Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah QR berkata: " Jihad terhadap hawa nafsu adalah asal kepada jihad menentang golongan kafir dan munafiq. Kerana sesungguhnya seseorang itu tidak akan mampu melakukan jihad menentang kafir dan munafiq sehinggalah jihad hawa nafsu dilaksanakan dulu hingga ia keluar menentang mereka. Maka siapa yang mampu mengalakan hawa nafsunya, dia mulia dan hebat . Siapa yang dikalahkan oleh hawa nafsunya, dia hina, binasa dan hodoh".

Kegagalan dan kelemahan diri seorang muslim dalam bermujahadah mendidik nafsu akan menjadikan jiwanya lemah dalam menjunjung ketaqwaan. Bahkan membawa padah yang buruk dan besar kepada kehidupannya di dunia juga di akhirat.

وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ
(26) سورة ص 

dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
(Shaad: 26)

Di antara akibat dan padah buruk mengikut nafsu...

Tunduk patuh...menjadi hamba kepada segala keinginan hawa nafsu...

أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنْتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا (43) أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا (44) سورة الفرقان

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,(43) atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).(44)
(Al-Furqan: 43-44)

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ(23) سورة الجاثية .

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
(Al-Jathiyah: 23)

Mengikut jalan kesesatan

فَإِنْ لَمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (50) سورة القصص

Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
(Al-Qasas: 50)

(Bersambung esok bahagian ketiga)

Thursday, 7 May 2015

Bahagian 1 : Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu

18 Rejab 1436H
07 Mei 2015M

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتهُ

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـنِ ٱلرَّحِيم

(Bahagian pertama)
Jiwa manusia jadi lemah bila HATI mengikut hawa nafsu...

Al-Imam Al-Hafizh Syamsuddin Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata ( dalam kitabnya Raudhatul Muhibbin ) :

"Hawa nafsu adalah kecenderungan diri terhadap apa-apa yang sesuai dengan kehendaknya. Kecenderungan ini telah diciptakan di dalam diri manusia demi kelangsungan hidup mereka. Kerana apabila tidak ada kecenderungan (nafsu) terhadap makanan, minuman dan keperluan kelamin maka mereka tidak akan makan, tidak minum dan tidak pula menikah. Hawa nafsu mendorongnya terhadap apa yang dikehendakinya itu. Sebagaimana sifat marah mencegahnya dari hal-hal yang menyakitinya. Oleh itu tidak boleh mencela hawa nafsu secara mutlak dan tidak boleh pula memujinya secara mutlak. Sebagaimana perasaan marah tidak boleh dicela secara mutlak dan tidak pula dipuji secara mutlak. Namun kebisaaan orang yang mengikuti hawa nafsu, syahwat dan emosinya tidak dapat berhenti sampai pada batas yang bermanfaat saja maka dari itulah hawa nafsu, syahwat dan amarah dicela, karena besarnya mudharat (keburukan) yang ditimbulkannya. Dan juga jarang sekali ditemui orang yang dapat berlaku adil dan berhenti pada batas positif bila telah dikuasai oleh hawa nafsu, syahwat dan amarah".

Justeru, Allah ta’ala selalu mencela hawa nafsu dalam Al Quran.

فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَىٰ أَن تَعْدِلُوا (١٣٥) سورة النساء
Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran.
(An-Nisa': 135)

Demikian juga dalam Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, selalu dicela oleh Rasul SAW, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الأَسْلَمِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أَخْوَفُ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ شَهَوَاتُ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ ، وَفِي فُرُوجِكُمْ ، وَمُضِلاتِ الْهَوَى "

رواه احمد

Daripada Abu Barrazah Al Aslami , Rasululullah SAW bersabda:

"Yang paling aku khawatir ke atas kamu ialah syahwat yang jahat dalam perutmu dan kemaluanmu, juga hawa hafsu yang menyesatkan".
(Hadith Riwayat Ahmad)

Namun Allah Ta'ala juga memberi rahmatNya kepada nafsu hamba-hamabaNya yang dipilih dan memuji nafsu yang muthmainnah (tenang)...

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٥٣) سورة يوسف

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Yusuf: 53)

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ﴿٢٧﴾ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ﴿٢٨﴾ سورة الفجر

Hai jiwa yang tenang (27) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.(28)
(Al-Fajr: 27-28)

Oleh itu, nafsu wajib dididik, diasuh dan dimujahadahkan supaya tunduk kepada syariat Allah Ta'ala.

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( لا يُؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به )

حديث صحيح رواه الأصفهاني وأخرجه الطبراني

Daripada Abdullah ibnu Amru bin 'As RAhumma, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak sempurna iman kamu hingga menjadikan hawa nafsunya selalu tunduk mengikuti ajaran yang ku bawa.”
(Hadith Riwayat Al-Asfahani dan At-Thabarani)

(Bersambung esok bahagian kedua)

Sunday, 8 February 2015

PERKARA YANG SANGAT-SANGAT PERLU DIJAGA OLEH WANITA ISLAM

PERKARA YANG SANGAT-SANGAT PERLU DIJAGA OLEH WANITA ISLAM.
 
1. BULU KENING – Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening. (Petikan dari Hadis Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.)
 
2. KAKI DAN LOCENG – Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan –(Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.) Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/ melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng… sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah….
 
3. WANGIAN– Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong. (Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.)
  
4. DADA– Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka. (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.)
 
5. GIGI– Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya – (Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani) Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah. (Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.)
  
6. MUKA DAN LEHER – Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu. Keterangan: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.
   
7. PAKAIAN YANG NIPIS (JARANG) – Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja. (Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.)
  
8. TANGAN – Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya. (Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.)
  
9. MATA – Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya. (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31) Sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram. (Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.)
  
10. MULUT (suara) – Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak atau sengaja meliuk lentuk (gedik) dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik (lihat Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.)
  
11. KEMALUAN – Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. (Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.)  Tambahan.  Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah. (Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.)
   
12. PAKAIAN – Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti. (Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud , An Nasaii dan Ibn Majah.)
   
13. RAMBUT – Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya. (Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.)

KESIMPULAN:
Mohon kepada gadis-gadis. Saat memandang kain sempit mu, seluar ketat mu, baju sendat mu, tudung singkat mu,  solat dan ibadahmu. Kami bimbang di akhirat kelak. DIKau akan mempersoalkan. Kenapa kalian tidak menegur kami duhulu? Kami kurang ilmu
agama. Dikau yang tinggi ilmu agama. Kenapa membiarkan kami..  Allahurabbi. Saudara-saudara ku semua ayuhlah bantu mereka. Sebarkan peringatan ini buat mereka. Wallahu a'lam.. Semoga bermunafaat..

Tuesday, 20 January 2015

Tips genius

~Tips genius~

Sejak dulu saya selalu dengar kawan-kawan yang hantar anak ke tahfiz sejak kecil, kemudian selepas menjadi hafiz Quran, mereka hantar anak tu ambil SPM, selalunya mesti keputusannya cemerlang...

Padahal yang sekolah akademik sejak kecil, tak semua sehebat tu...

Begitu juga para ulama terdahulu, kita sering baca kisah hebat mereka menghafal ratusan ribu hadith dan sebagainya....

Dan menjadi hafiz Al-Quran pada zaman ulama silam merupakan sesuatu yang terlampau biasa sehinggakan orang yang tidak hafiz Al-Quran pula dianggap sesuatu yang aneh dan aib.

Jadi saya terfikir, apa rahsia mereka?

Saya mulanya hanya beriman bahawa asbab keberkatan mereka menjadi hafiz Al-Quranlah Allah bantu mereka walaupun dalam pelajaran akademik...

Tapi selepas lama mengkaji, memerhati dan bertanya kepada para ulama serta saintis, saya dapati satu conclusion yang saya kira agak baik.

Rahsianya terletak kepada pembacaan Al-Quran itu sendiri...

Melazimi membaca Al-Quran dengan istiqamah akan "melajukan" otak kita....

Kata-kata itu saya dapati dari guru-guru saya... walaupun mulanya saya tak berapa faham...

Tapi apabila saya mula amati pembacaan Al-Quran saya, memang benar, otak kita perlu bertindak dengan pantas untuk mengawal seluruh aktiviti pembacaan Al-Quran yang lancar...

Sekiranya otak saya lambat berfungsi, maka pembacaan saya akan menjadi tergagap-gagap dan tersekat-sekat.

Hal ini saya fahami ketika saya masih sekolah menengah di MRSM dahulu, guru Biologi saya ketika itu menceritakan tentang otak dan dia juga menyebutkan tentang pembacaan Al-Quran dapat mengaktifkan banyak sel-sel otak tanpa perlu minum susu Anmum Essential....

Bagaimana ia berlaku?

Ok, logika dan saintifiknya begini...

Bila kita buka mushaf Al-Quran dan mula melihat ayat-ayat Al-Quran...

Kita akan buka mulut untuk membaca, dan ketika itu otak kita dengan lajunya memproses data berkenaan Al-Quran itu, misalnya huruf apa yang terpapar, bunyinya macam mana, makhrajnya dimana, jika ia bersambung dengan huruf lain, bagaimana tajwidnya, harus dibaca panjang, pendek, jelas, dengung, isymam atau imalah dan sebagainya...

Apatah lagi ia perlu dibaca dari kanan ke kiri, berbeza dengan kebiasaan kita membaca dari kiri ke kanan...

Dalam masa yang sama, mulut kita perlu mula bergerak untuk bunyikan ia. Bermakna, otak kita perlu buat keputusan dengan segera bagaimanakah cara bacaannya!

Berbeza dengan baca surat khabar atau buku dengan bahasa Melayu atau Inggeris, otak kita tak perlu susah-susah buat keputusan sebab hukum bunyinya tidak banyak berbanding membaca Al-Quran yang hukum bunyinya terlampau banyak. (melainkan kita baca Al-Quran tanpa tajwid dan tanpa tartil).

Dan yang menariknya, bila mulut kita masih membaca perkataan Al-Quran yang pertama, mata kita sudah pun melihat kepada perkataan kedua dan mula memproses data sekali lagi secepat mungkin untuk pembacaan yang lancar.

Jadi ketika membaca Al-Quran, otak kita perlu bekerja dengan sangat laju. Data yang dihantar-diterima otak bergerak sepantas kilat untuk menghasil aktiviti bacaan di lidah, dan mata yang memandang kepada mushaf tersebut.

Jadi apabila seseorang itu membaca Al-Quran sambil melihat mushaf (naskhah Al-Quran) dengan lancar dan cantik lengkap dengan tajwid dan tartilnya, itu bermakna otaknya sedang bergerak dengan sangat laju.

Dan yang lebih menarik, bilamana Al-Quran dialunkan, tentu ianya bernada indah tanpa kita sedar. Padahal kalau kita baca buku selain quran, tak pulak jadi macam tu.

Jadi nada indah beralun yang keluar ketika quran dibaca tu menjadi terapi telinga yang sekaligus menghantar terapi tu ke otak dan merehatkan seluruh badan kita.

Jadi, walaupun otak bergerak laju semasa membaca quran, nada yang indah tu membawa kita ke situasi badan yang rileks dan tenang menyebabkan kita tidak penat.

Berbeza kalau kita gunakan otak untuk perkara lain, misalnya nak selesaikan soalan Add Math. Kadar tenaga otak yang digunakan sangat tinggi, dan lepas selesai dijawab, kita terasa sangat penat. Sedangkan badan kita tak bergerak pun. Penat tu berlaku sebab otak kita yang penat.

Saturday, 17 January 2015

Persoalan Berkaitan Hiburan

PERSOALAN BERKAITAN HIBURAN?

Ada orang selalu tanya:

“Salah ke dengar lagu-lagu barat macam justin bieber, one direction, miley cyrus, katy perry, lady gaga, Austin mahon, dan seangkatan dengannya?Salah ke dengar kpop? Salah ke tengok drama korea jepun? Salah ke tengok wayang? Salah ke layan runningman? Salah ke? Salah ke??”

Jawapan saya: “SALAH dan BERDOSA”.

Dan alasan mereka untuk membenarkan perkara yang mereka buat, biasanya:

“Walaupun aku dengar lagu-lagu barat, tapi solat aku jaga! Kewajipan aku sebagai muslim aku jaga. Aku tutup aurat. Aku baca quran….”

Kenapa saya kata salah dan berdosa? Baiklah, saya akan hurai secara terperinci isu ini. Harap berlapang dada, istighfar, dan baca dengan mata hati akan apa yang saya nak tulis ini:

1)Lagu yang ada unsur haram, maka haram untuk kita dengar dan jadikannya sebagai hiburan. Unsur haram contohnya ialah adanya unsur seks, mengagungkan wanita, lagu yang mengingatkan kita serta mendorong kita untuk couple dan bercinta serta ingat si dia, lagu yang ada unsur caci maki dan carutan, lagu yang ada unsur syirik dan mengutuk islam. Maka, andai ada salah satu unsur ni, maka HARAM untuk dengar.

2)Movie atau drama yang ada unsur haram, juga haram untuk di lihat. Seperti unsur seks, cium-cium,aurat dan pakaian yang seksi, ada unsur-unsur yang menjurus kepada cinta seperti drama korea jepun bagai, dan yang sama waktu dengannya, maka HARAM untuk di lihat!

“Kenapa pulak haram? Aku dengar je. Aku tengok je. Aku bukan buatpun benda-benda tak elok dalam lagu dan movie tu? Takkan dengar pun tak boleh?!!”

Mesti ada orang yang fikir macam ni kan? Takpe, saya akan jawab, KENAPA tak boleh.Saya akan hurai kenapa haram, dan kenapa berdosa, serta betapa BAHAYANYA bila kita jadikan perkara-perkara di atas sebagai hiburan. Saya akan hurai dari beberapa sudut insyallah:

****

SUDUT PERTAMA:

Nabi saw bersabda:

“Apabila kamu melihat kemungkaran, hendaklah kamu mencegah dengan tanganmu. Kalau kamu tak mampu, maka cegahlah dengan lisan. Jika kamu tak mampu, maka cegahlah dengan HATI. Maka itu(mencegah dengan hati) adalah selemah-lemah iman…”

Ulama hurai, apa maksud “mencegah dengan hati”. Antaranya:

1)Membenci maksiat tersebut, serta tak redha dengan maksiat yang berlaku.
2)Menjauhi maksiat tersebut.
3)Bertekad untuk mencegahnya bila mampu.

Apabila tiada ketiga-tiga unsur ni, bermakna kita tak di kira mencegah dengan hati. Dan bila kita tak mencegah dengan hati, bermakna, kita tiada iman! Saya ulangi:

“Bila kita tak mencegah dengan hati, bermakna, kita tiada iman!”

Maka, saya nak lontarkan beberapa perkara agar kita SEDAR:

1)Adakah apa yang artis-artis seperti bieber, kpop dan lain-lain buat seperti menari-nari, cium-cium, meraba-raba, pakai seksi-seksi, buat tattoo sini sana, menuturkan lirik-lirik yang berunsur seks dan unsur-unsur haram yang saya nyatakan tadi, adakah ini semua bukan dosa di sisi Allah? Adakah apa yang mereka buat ini Allah redha?

Sungguh jelas, bahawa apa yang mereka buat adalah satu dosa di sisi Allah!

Dan, apabila kita melihat dosa, apakah kewajipan kita? Seperti hadis di atas, bukankah kita WAJIB untuk menegur, sekurang-kurangnya menegur dengan hati iaitu dengan MEMBENCInya, tak redha akannya, menjauhinya serta berazamn untuk merubahnya bila kita mampu???

Tetapi, kita bukan sahaja tak menegur dan mencegah dengan HATI, bahkan, ada di kalangan kita yang menjadikannya sebagai HIBURAN telinga dan mata!!!!!!!!!! Di manakah iman kita wahai kawan? Kalau cegah dengan hati pun kita tak mampu sedangkan  ia adalah selemah-lemah iman, di manakah iman kita?

Redhakah kita melihat artis-artis korea, jepun barat, serta mana-mana artis melakukan perkara yang Allah murka? Sehingga kita boleh dengan TENANGNYA menjadikan  lagu-lagu mereka sebagai hiburan, serta ada yang MENANGIS dan BAHAGIA apabila berhibur dengan mendegar lagu mereka, melihat official video mereka, letak lagu-lagu itu ke dalam henset, serta kongsi dengan kawan-kawan?

Ya Allah, ya Allah, ya Allah!! Ampuni kami yang hina ini!!!

SUDUT KEDUA:

Ramai di kalangan kita yang merungut:

“Kenapa doa aku tak makbul? Aku dah doa banyak kali, kenapa Allah macam tak pandang langsung doa aku??!!!”

Maka, dengar hadith ini. Mungkin selepas ini, kita akan tahu, doa kita tak makbul adalah lantaran perbuatan kita sendiri. Nabi bersabda:

“Wahai manusia, sesungguhnya, Allah berfirman kepada kamu: Suruhlah manusia berbuat baik, dan cegahlah mereka daripada kemungkaran, sebelum datang satu suasana di mana kamu BERDOA kepadaku, tetapi akan tidak memberikan kepadamu, dan apabila kamu memohon bantuan daripadaku, tetapi Aku tak akan membantumu!!"
(Hadis Riwayat Ibn Majah)

Lihat, bila kita tak ajak orang buat baik dan cegah kemungkaran, Allah takkan kabulkan doa kita! Tapi hari ini, bukan sahaja kita tak cegah kemungkaran, bahkan kita jadikan dosa dan maksiat sebagai hiburan kita, tengok video lucah, dengar lagu-lagu yang ada unsur haram, tengok movie dan drama yang ada unsur haram dan lain-lain.

Bahagia ke bila kita berhibur dengan maksiat? Adakah kita rasa terhibur atau pada hakikatnya kita rasa pedih, tertekan, dan terseksa??

SUDUT KETIGA:

Sudut seterusnya yang saya nak nyatakan adalah tentang isu OBSESS ARTIS. Antara tanda-tanda kita obsess artis:

1)Kita asyik dengar lagu-lagu/tengok movie-movie artis yang kita minat.
2)Selalu bercerita kat orang pasal artis yang kita minat.
3)Profile picture/twitcon kat FB dan twitter kita letak gambar artis yang kita minat.
4)Kita simpan gambar artis yang kita minat.
5)FB, twitter dan instagram kita di penuhi dengan perkara yang berkaitan dengan artis yang kita minat.
6)Benci bila ada orang tegur kita dan kutuk artis yang kita minat.

Dan lain-lain.

Orang yang macam ni, saya nasihatkan agar, TAUBATLAH. Tahukah kita, bahawa, di akhirat nanti, kita akan bersama dengan orang yang kita cintai? Kalau kita cinta artis-artis ni, maka kalau artis-artis ni ke neraka, kita juga akan bersama mereka ke neraka! Nauzubillah!

Cukuplah jatuh cinta dengan artis-artis ni. Tak keterlaluan kalau saya kata, penyakit obsess artis ni biasanya terkena pada perempuan. Suka sangat laki-laki korea yang putih melepak, sedangkan terbukti 90% dari mereka buat pembedahan plastik. Bahkan ada perempuan yang semangat gila pertahankan bahawa itu adalah wajah sebenar mereka tanpa pembedahan plastik. Ada yang dah jadi macam tak betul bila ada pelakon korea seperti Lee Min Ho, Kuey Teow serta Mee Hun Sup.

Eee…hensemnyaaa!!Kalaulah dapat peluk!”

“Nak sangat jumpa dia!! Hensem sangaaaaat!

“Sweetnya dia senyum… Meltingnya I rasa…cair sangat! Lagi-lagi time dia kenyit mata. Sweetnya!!!”

“Sedapnya suara dia. Ya Allah…gugur jantung rasanya. Time dia tarik, lembut sangat suara dia. Rasa nak menangis dengar. Tenang sangat!!”

Macam-macam lagi reaksi-reaksi pelik yang saya kira sangat ramai terjebak. Cukup-cukuplah. Taubatlah pada Allah. Kembalilah obsess pada Allah dan rasul.

SUDUT KEEMPAT:

Seperti yang saya nyatakan kat atas tadi, ada orang yang mendabik dada mengatakan:

“Walaupun aku dengar lagu-lagu barat, tapi solat aku jaga! Kewajipan aku sebagai muslim aku jaga. Aku tutup aurat. Aku baca quran….”

Saya tertarik dengan ayat dia:

“Kewajipan aku sebagai muslim aku jaga..:”

Wahai kawan-kawan, jangan kita ingat kewajipan kita sebagai muslim hanyalah tersekat pada ibadah-ibadah khusus seperti solat, haji, puasa, zakat, zikir, quran dan sebagainya. Tahukah kita bahawa, banyak lagi kewajipan yang perlu kita tunaikan?

Kewajipan dari sudut aqidah, ibadah, akhlak, dakwah, tarbiah, menegakkan islam, meninggalkan maksiat, mencegah maksiat, dan lain-lain?

"Apa salahnya dengar lagu katy perry, Miley Cyrus, Justin Bieber, lady gaga, kpop dan lain-lain? Aku still solat!"

"Apa salahnya aku tengok drama korea jepun bagai. Aku still jaga solat dan quran aku!!"

Kalau macam tu, saya jawab:

"Apa salahnya aku berzina. Aku still solat!!"

"Apa salahnya aku tak pakai tudung? Aku still solat!"

Korang mesti balas:

"Mana boleh! Zina haram. Tutup aurat pun wajib! Allah ada sebut suruh jauhi zina dan tutup aurat!!!"

Saya balas:

"Kalau macam tu, Allah ada suruh kita JAGA PANDANGAN. Allah suruh kita guna telinga untuk benda kebaikan. Habis kau tengok drama korea jepun bagai cintan cintun pegang-pegang tangan peluk cium tak tutup aurat tu, tak dosa ke? Dengar lagu-lagu pasal cinta, sex, kiss me, love, fuck semua tak dosa ke?"

Islam bukan sahaja solat. Islam tu the way of life. Di sebabkan ramai orang ingat islam ni just ibadah solat puasa je, sebab tu wujud ramai orang yang solat puasa, tapi akhlak teruk, tak tutup aurat, zina, couple, ikhtilat, obsess artis, kurang ajar dengan mak ayah, dan lain-lain.

Kalau betul kita menunaikan tanggungjawab sebagai muslim, nescaya kita takkan berhibur dengan lagu-lagu barat, kpop, dan yang sama waktu dengannya.

Belajar dari Wali Allah Hasan al-Basri

Hasan Basri ditanya: Apa rahsia zuhudmu di dunia ini? Beliau menjawab: aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, kerana itu hatiku selalu tenang.

Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal soleh.

Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatiku, kerana itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat.

Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, kerana itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH........

Sahabat2ku:
           Jangan tertipu
        dengan usia MUDA
        karena syarat Mati
         TIDAK harus TUA.

   Jangan terpedaya dengan
        tubuh yang SEHAT
       karena syarat Mati
       TIDAK mesti SAKIT

   Jangan terperdaya dengan
        Harta Kekayaaan
                Sebab
    Si kayapun tidak pernah 
     menyiapkan Kain Kafan
             buat dirinya
      meski cuma Selembar.

      Mari Terus berbuat BAIK,
         berniat untuk BAIK,
     berkata yang BAIK-BAIK,
   Memberi nasihat yang BAIK
Meskipun TIDAK banyak orang
      yang mengenalimu dan
   Tidak suka dgn Nasihatmu

        Cukup lah  اللهِ yang
     mengenalimu lebih dari
           pada orang lain.

      Jadilah bagai Jantung
        yang tidak terlihat,
     Tetapi terus berdenyut
     setiap saat hingga kita
terus dapat hidup, berkarya
     dan menebar manfaat
       bagi sekeliling kita
     sampai diberhentikan
              oleh NYA

            Sahabat2ku: :)

"Waktu yang kusesali adalah
         jika pagi hingga
      matahari terbenam,
  'Amalku tidak bertambah
            sedikitpun,
  padahal aku tahu saat ini
       umurku berkurang"
        (Ibnu Mas'ud r.a)

Nasihat ini utk diri sendiri, utk share dgn akhawat, anak2 & keluarga..semoga Allah memberkati & meredhoi kita. Aamiin..

Monday, 22 December 2014

DOA MAJLIS RASMI DAN SEPARUH RASMI KERAJAAN

GARIS PANDUAN TATACARA MEMBACA DOA DI MAJLIS-MAJLIS RASMI DAN SEPARUH RASMI KERAJAAN
________________________________________________________




1.         TUJUAN

Garis panduan ini disediakan sebagai panduan kepada pihak-pihak yang terlibat menganjurkan sesuatu Majlis Rasmi dan Majlis Separuh Rasmi yang melibatkan bacaan doa.




2.         PENDAHULUAN

Doa adalah satu ibadat. Ia merupakan satu tanda kerendahan hamba terhadap Allah S.W.T. Ia boleh dilakukan secara individu atau berkumpulan. Sesuatu doa itu hendaklah dilakukan dengan ikhlas, khusyuk, tertib penuh tawadu’ dan mesti dilakukan dengan cara yang sesuai dengan kehendak syarak. Ini bermakna doa tidak boleh dilakukan sebagai satu budaya atau adat. Doa merupakan satu cara hidup yang diajar oleh Rasulullah S.A.W.

Sebagai satu ibadah, doa hendaklah dilakukan di tempat yang betul, masa yang sesuai dan suasana yang baik. Garis Panduan doa ini adalah bagi bacaan doa secara berkumpulan atau beramai-ramai yang dilakukan dalam mana-mana majlis atau upacara rasmi atau separuh rasmi di negara ini.




3.         RASIONAL


Perlembagaan Persekutuan (Perkara 3) memperuntukkan bahawa agama Islam adalah Agama Bagi Persekutuan. Oleh itu amalan membaca doa dalam Majlis-majlis Rasmi dan Separuh Rasmi Kerajaan adalah suatu amalan yang suci dan murni sesuai dengan kedudukan agama Islam di negara ini.


4.         TAKRIF

4.1.           MAJLIS RASMI

Majlis Rasmi adalah suatu majlis yang dianjurkan oleh Kerajaan Persekutuan atau Kerajaan Negeri.

4.2.           MAJLIS SEPARUH RASMI

Majlis Separuh Rasmi adalah majlis yang dianjurkan selain dari kerajaan tetapi dihadiri oleh para pembesar atau pemimpin negara, sama ada di peringkat negeri atau persekutuan (negara).

           4.3       DOA

Doa ialah satu ucapan permohonan iaitu memohon dari hamba (manusia) kepada Allah dengan hati yang ikhlas bagi mendapat rahmat, inayah (pertolongan) dan juga bagi dijauhkan dari bala’ bencana dengan cara dan adab yang tertentu.



5.         TARAF PEMBACA DOA

5.1       Pembaca doa bagi majlis di peringkat persekutuan yang dihadiri oleh Seri Paduka Baginda Yang diPertuan Agong, doa hendaklah dibaca oleh Sahibus Samahah Mufti Wilayah Persekutuan atau Timbalan Mufti.

5.2      Pembaca doa bagi majlis di peringkat negeri yang dihadiri oleh Duli Yang Maha Mulia Sultan atau Raja, doa hendaklah dibaca oleh Sahibus Samahah Mufti Negeri atau Timbalan Mufti atau amalan yang biasa diguna pakai oleh negeri tersebut.

5.3       Bagi majlis-majlis lain, pembaca doa boleh dilantik daripada  kalangan mereka yang layak, seperti mana dalam para 6 di bawah.


6.         KRITERIA PEMBACA DOA

6.1       Pembaca doa seelok-eloknya seorang lelaki dan beragama Islam,       boleh menyebut perkataan-perkataan dalam Bahasa Melayu dan Arab dengan tepat, fasih dan betul.

6.2          Pembaca doa seboleh-bolehnya individu yang mempunyai akhlak dan sahksiah yang baik yang tidak dipertikai oleh pendengar dan masyarakat.

6.3       Pembaca doa mestilah mengetahui kesesuaian doa yang dibaca
bagi satu-satu majlis yang diadakan.



7.                    TATACARA DAN ADAB-ADAB MEMBACA DOA


7.1             Pembaca doa hendaklah datang ke majlis lebih awal sebelum majlis dimulakan.

7.2             Pembaca doa hendaklah mempastikan dimana tempat bacaan doa.

7.3             Sebelum memulakan doa, pembaca doa hendaklah memberi tanda hormat kepada tetamu khas dan lain-lain tetamu yang hadir.

7.4             Pembaca doa hendaklah mengangkat tangan ketika berdoa.

7.5             Pembaca doa hendaklah membaca dengan nada suara yang sesuai dengan maksud ayat di samping suara yang jelas, tidak terlalu laju dan hendaklah dibaca dengan khusyuk serta tawadu’.

7.6             Tidak digalakkan pembaca doa membalikkan tangan taktala memohon tolak bala’.


8.         PAKAIAN

Pembaca doa hendaklah memakai pakaian yang bersesuaian dan jika memakai pakaian kebangsaan hendaklah lengkap bersampin dan bersongkok.






9.         TEKS DOA

9.1       Mukaddimah Doa Dan Penutup

i.                    Permulaan doa hendaklah mengandungi lafaz,
الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ     
puji-pujian dan selawat ke atas Nabi Muhammad S.A.W.

ii.                  Doa seelok-eloknya didahului dengan bacaan dalam Bahasa Arab dan diikuti dengan doa dalam bahasa-bahasa lain.

iii.                Pada bahagian akhir doa seelok-eloknya mengandungi bacaan selawat dan Tahmid dalam Bahasa Arab.


9.2      Isi Kandungan Doa

i.                    Teks doa hendaklah mengandungi permohonan untuk keselamatan, kesejahteraan umum dan diikuti dengan permohonan doa secara khusus sesuai dengan majlis berkenaan.

ii.                  Isi kandungan doa juga boleh diterjemah dalam Bahasa Inggeris, Arab dan bahasa-bahasa lain, sesuai dengan hadirin dan majlis tersebut.

iii.                Teks doa setiap perenggan sebaik-baiknya disebut nama-nama Allah ( (الأسماء الحسنى dan sifat-sifat Allah sesuai dengan perkara yang dipohon seperti يارزّاق (Yang Maha Pemberi Rezeki) bagi doa untuk memohon rezeki.


iv.                 Sekiranya majlis yang dianjurkan dihadiri oleh Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang diPertuan Agong sama ada sebagai perasmi majlis atau jemputan khas, pembaca doa hendaklah menyebut secara khusus doa kesejahteraan yang ditujukan kepada Baginda sendiri sebagai satu penghormatan kepada pemimpin agama Islam paling tinggi dalam negara.

v.                   Teks doa juga sewajarnya menyebut doa kesejahteraan secara umum kepada pemimpin-pemimpin negara serta ummah keseluruhannya.

vi.                 Teks doa tidak perlu menyebut perkataan-perkataan yang boleh menimbulkan suasana tidak harmoni di kalangan masyarakat dan negara.

9.3.     Masa Pembacaan Doa

i.          Masa berdoa bagi majlis rasmi atau separuh rasmi sebaik-baiknya    pada permulaan majlis tersebut.

ii.        Tempoh masa untuk membaca doa tidak melebihi 5 minit.




9.4       Tempat Majlis Berdoa

i.              Hendaklah di tempat perhimpunan yang bertujuan untuk kebaikan dan bersesuaian dengan ajaran Islam.

ii.            Tempat yang tidak mencemarkan kesucian agama Islam.

9.5      Tempat Pembaca Doa

i.                    Penganjur hendaklah menyediakan tempat duduk yang sesuai untuk pembaca doa.

ii.                  Tempat bacaan doa hendaklah di atas pentas (jika ada pentas).

  
10. PENUTUP

Buku Panduan Membaca Doa Dalam Majlis Rasmi Dan Separuh Rasmi ini diharap dapat dijadikan rujukan panduan kepada pembaca-pembaca doa khususnya dan penganjur program rasmi dan separuh rasmi amnya.

Buku ini juga dapat membantu dan membimbing kepada semua lapisan masyarakat apabila berdoa mudah-mudahan ianya lebih berkualiti dan seragam diseluruh Negara.

  
DOA DI MAJLIS-MAJLIS RASMI DAN SEPARUH RASMI KERAJAAN



DOA MAJLIS PELANCARAN SAMBUTAN PERAYAAN BULAN KEMERDEKAAN
________________________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ ذِى الْعِزَّةِ وَالْجَلاَلِ يَنْصُرُ الْعَامِلِيْنَ وَيُعِزُّ الصَّامِدِيْنَ الصَّابِرِيْنَ بِنِعْمَةِ الْحُرِّيَّةِ وَاْلإِسْتِقْلاَلِ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ الْقَوِيْمِ.


Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam. Selawat dan salam ke atas junjungan Nabi Muhammad S.A.W., ahli keluarganya dan para sahabat sekalian.


Ya Allah, sesungguhnya kami bersyukur kepada-Mu kerana memberi nikmat  pembangunan dan kemerdekaan yang dapat dinikmati oleh rakyat di negara ini. Ya Allah, kekalkanlah  pembangunan yang telah kami laksanakan sama ada yang berbentuk material atau spiritual . Martabatkanlah negara kami dan seluruh rakyat di negara kami. Kami bersyukur kepada-Mu ya Allah kerana kemajuan yang kami perolehi adalah hasil dari kemerdekaan yang telah Engkau anugerahkan kepada kami.


Sempena Sambutan Perayaan Bulan Kemerdekaan ini, kami pohonkan ehsan dari-Mu ya Allah, agar Engkau kurniakanlah kepada kami nikmat kesejahteraan dan keselamatan yang berterusan, lindungilah kami dari segala keburukan dan keaiban,  hindarkanlah kami dari segala rupa bentuk kemungkaran dan kemaksiatan. Peliharalah kami dari segala bencana, anugerahkanlah kami dengan kesihatan agar kami dapat berbakti kepada agama, bangsa dan negara tercinta ini.


Ya Allah Tuhan yang menguasai sekalian alam,
Engkau peliharalah Malaysia negara kami yang kami cintai ini.  Engkau peliharalah perpaduan diantara kami demi kepentingan negara Malaysia yang kami kasihi. Ya Allah kami bersyukur kepada-Mu kerana dapat hidup dalam keadaan aman, damai, harmoni, percaya-mempercayai, saling hormat- menghormati serta tolong-menolong yang menjadi tunjang kepada kemakmuran negara kami sehingga ke hari ini.


Ya Allah ya Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Kami memohon restu dari-Mu,  Engkau anugerahkanlah bangsa kami ini menjadi bangsa yang setanding dengan bangsa dan negara-negara maju lain di dunia ini.


اَللَّهُمَّ يَا مُهَيْمِنُ يَا حَفِيْظُ

Engkau kekalkanlah kemerdekaan ini untuk generasi kami dan generasi yang akan datang. Engkau kurniakanlah kepada kami kekuatan, semangat dan kesabaran yang tinggi untuk membentuk generasi baru yang boleh menghargai dan mempertahankan kemerdekaan ini, agar perjuangan awal yang telah dirintis oleh orang-orang terdahulu daripada kami tidak akan menjadi sia-sia.
Peliharalah kemerdekaan ini ya Allah, agar bangsa kami menjadi bangsa yang sihat, berdisiplin, bertoleransi, pemurah, peramah dan hidup di kalangan masyarakat berbilang kaum bagaikan satu keluarga.


Peliharalah kemerdekaan ini ya Allah, supaya hati kami, jiwa kami dan minda kami sentiasa berada dalam keimanan yang teguh dan dapat  memakmurkan negara dan bangsa.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّءْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}  وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


DOA MAJLIS PERASMIAN TILAWAH AL-QURAN
_________________________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ اْلإِسْلاَمَ لِلْمُسْلِمِيْنَ نِظَامًا، وَأَنْزَلَ الْقُرْءَانَ الْكَرِيْمَ دُسْتُوْرًا لِلناَّسِ وَبَيَاناً وَجَعَلَهُ حِكَمًا وَحُكْمًا وَأَحْكَامًا. سَعَادَتُهُمْ فِى اْلإِعْتِصَامِ بِحَبْلِهِ وَالْعَمَلِ بِأَوَامِرِهِ وَتَرْكِ نَوَاهِيْهِ وَشِقَاؤُهُمْ فِى إِهْمَالِ الْعَمَلِ بِهِ وَمَا يَحْوِيْهِ.

اَللَّّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍِ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ صَحَابَتِهِ وَءَالِهِ الَّذِيْنَ تَمَسَّكُوْا بِأَوَامِرِ الدِّيْنِ وَنَشَرُوْهُ نَقِيًّا خَالِصًا لِلْعَالَمِيْنَ. 

Ya Allah, sempena Majlis Tilawah al-Quran pada kali ini, kami menadah tangan memohon rahmat dan keberkatan serta petunjuk al-Quran yang sentiasa Engkau pelihara di bawah kebesaran dan keagungan-Mu.  Berilah dan tunjukkanlah kami jalan yang lurus dalam semua urusan hidup untuk kebahagiaan dunia dan juga akhirat.

اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Ya Allah , yang bersifat sempurna dan penuh kemuliaan. Kami memohon ehsan dari-Mu, kurniakanlah kepada kami nikmat kestabilan, kesejahteraan dan keselamatan. Lindungilah kami dari segala keburukan dan keaiban. Hindarkanlah kami dari segala rupa bentuk kemungkaran dan kemaksiatan. Pimpinlah kami sekalian ke jalan yang Engkau redhai buat selama-lamanya.


اَللَّهُمَّ يَا مُهَيْمِنُ يَا رَقِيْبُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Ya Allah ya Tuhan kami, peliharalah negara kami Malaysia khasnya dan negara Islam di seluruh dunia amnya dari keadaan huru-hara dan segala bentuk ancaman. Peliharalah perpaduan kami rakyat Malaysia supaya hidup dalam keadaan aman damai, selamat sejahtera dan taat setia kepada negara.


{رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامَا إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا} {رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار}ِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَا عَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ  وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ  وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

  
DOA PERPISAHAN PEGAWAI DAN KAKITANGAN
________________________________________________

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ


اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

اَللَّهُمَّ يَا رَحْمـنُ يَا رَحِيْمُ


Sempena majlis perpisahan persaraan dan pertukaran pegawai dan kakitangan  yang diraikan pada saat ini kami menadah tangan memohon kehadrat-Mu ya Allah agar mereka diberkati, dikurniakan rahmat dan nikmat yang berpanjangan , sihat walafiat yang berkekalan.


اَللَّهُمَّ يَا قَهَّارُ


Kami berdoa ke hadrat-Mu ya Allah agar mereka dikurniakan kekuatan fizikal dan mental untuk meneruskan kerja mereka dalam suasana berbeza serta dapat menjalankan tugas-tugas mereka dengan jayanya.

  

اَللَّهُمَّ يَا مُجِيْبُ


Jadikanlah kami yang masih dalam perkhidmatan ini agar dapat meneruskan tugas-tugas dengan cemerlang dan berkualiti demi memajukan masyarakat dan negara serta dipelihara dalam pemuliharaan dan keredhaan-Mu.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا وَلاَ تَجْعَلْ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا شَقِيًّا وَلاَ مَطْرُوْدًا وَلاَ مَحْرُوْمًا.

Ya Allah, jadikanlah perhimpunan kami ini sebagai satu perhimpunan yang dirahmati dan perpisahan kami pula selepas ini sebagai satu perpisahan yang diberkati dan dilindungi. Dan janganlah Engkau jadikan pada diri kami ini, dan mereka yang bersama kami, kebinasaan, dan menyingkirkan kami dari memperolehi rahmat.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَأََََََدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلاَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ .وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ  وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

   

DOA SAMBUTAN MAAL HIJRAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِيْنَ أَعِزَّةً أَحْرَارًا لاَ يَرْتَضُوْنَ ظُلْمًا وَلاَ هَضْمًا وَلاَ هَوَانًا هَاجَرُوْا مِنْ وَطَنِهِمُ الْعَزِيْزِ لِيَسْتَعِدُّوْا بِمَا اسْتَطَاعُوْا مِنْ قُوَّةٍ وَعِزَّةٍ وَأَقَامُوْا فِى الْمَدِيْنَةِ لِيَسْتَمِدُّوا الْعَوْنَ مِنْ رَبِّهِمْ لِنَشْرِ الْحَقِّ وَتَبْلِيْغِ الرِّسَالَةِ اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ فَارَقُوْا وَطَنَهُمْ إِلَى دَارِ هِجْرَتِهِمْ لِيَسْتَرِدُّوْا كَرَامَتَهُمْ وَيُؤَازِرُوْا نَبِيَّهُمْ فِى دَعْوَتِهِ وَيُجَاهِدُوْا أَعْدَاءَهُمْ لِنُصْرَتِهِ.

Alhamdulillah, dengan penuh khusyuk dan tawadu’ kami bersyukur di atas segala nikmat dan rahmat yang telah Engkau kurniakan, di mana dengannya dapatlah kami berkumpul pada hari yang penuh berkat  untuk bersama-sama meraikan majlis Maal Hijrah memperingati hijrah Rasulullah S.A.W.

اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْفَضْلِ وَاْلإِنْعَامِ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Ya Allah, sesungguhnya kami percaya dan yakin bahawa hijrah yang diperintahkan ke atas Rasul kami  Nabi Muhammmad S.A.W. adalah satu perancangan-Mu yang kemas dan teratur, demi memperkukuhkan kekuatan untuk menegakkan hak  kebenaran, keadilan, kemakmuran, keamanan dan kebahagiaan.

اَللَّهُمَّ يَا قَوِيُّ يَا عَزِيْزُ يَا فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيْدُ
Sesungguhnya hijrah rasul-Mu merupakan peristiwa agung yang kami akan hayati. Ia merupakan ilham perjuangan umat setiap zaman, mengajar erti perpaduan, kejayaan menyatukan yang bertelingkah.

اَللَّهُمَّ يَا فَتَّاحُ يَا عَلِيْمُ
Bersempena dengan perhimpunan yang kami adakan ini, kami memohon supaya pengertian  falsafah serta semangat hijrah akan dapat diteruskan. Sentiasa hidup di hati sanubari setiap umat termasuk sikap, watak dan perbuatan. Ya Allah, gerakkanlah hati, amalan dan fikiran kami kearah amalan makruf. Berhijrah kepada makruf, berhijrah dari maksiat kepada taubat dan keinsafan. Berhijrah dari kekufuran nikmat kepada bersyukur. Berhijrah daripada malas kepada rajin dan sedia berkorban. Berhijrah daripada jahil kepada berpengetahuan. Berkeadaan tidak baik kepada baik dan lebih baik mengikut petunjuk pimpinan-Mu ya Allah. Semoga dapat menempuh hidup baru dan maju ke hadapan sesuai tujuan manusia dijadikan sebagai khalifah di muka bumi yang luas terbentang.



اَللَّهُمَّ يَا مُجِيْبَ الدَّعَوَاتِ وَقَاضِيَ الْحَاجَاتِ
Peliharalah kami dan negara kami ini ya Allah serta  seluruh negara Islam daripada sebarang huru-hara dari ancaman musuh  dari luar mahupun dari dalam. Peliharakanlah perpaduan kami. Pereratkanlah tali persaudaraan di antara kami. Semoga hidup kami sentiasa berada dalam keadaan selamat sejahtera aman damai yang berpanjangan.

{رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ  وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار}ِ
وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.




  

DOA SAMBUTAN MAULIDUR RASUL


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

 اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ أَكْرَمَنَا بِمِيْلاَدِ خَيْرِ اْلأَناَمِ أَرْسَلَهُ رَبُّهُ رَحْمَةً وَقُدْوَةً صَالِحَةً يَقْتَدِىْ بِهِ الْمُؤْمِنُوْنَ. وَيَأْبىَ قُدْوَتَهُ الْجَاحِدُوْنَ الضَّالُّوْنَ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الَّذِىْ بَعَثَهُ الله ُ لِلإِيْمَانِ مُنَادِياً وَإِلَى الشَّرِيْعَةِ الْغَرَّاءِ هَادِيًا وَدَاعِيًا وَبِالْمَعْرُوْفِ ءَامِرًا وَعَنِ الْمُنْكَرِ نَاهِيًا وَنَشَرَ فِى النَّاسِ مَبَادِئَ الْعَدَالَةِ اْلإِجْتِمَاعِيَّةِ وَالْحُرِّيَّةِ وَالْمُسَاوَاةِ وَاْلإِخَاءِ حَتىَّ صَارَ الناَّسُ بَعْدَ ذَلِكَ بِنِعْمَةِ اللهِ إِخْوَانًا. وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ سَلَكُوْا طَرِيْقَهُ وَاتَّبَعُوْا نَهْجَهُ وَهَدْيَهُ.

Segala puji bagi Allah tuhan pentadbir seluruh alam, selawat dan salam ke atas junjungan Nabi Muhammad S.A.W, ke atas keluarga dan sahabat baginda.
Ya Allah ya Tuhan, di hari yang barakah ini kami zahirkan rasa syukur yang tidak terhingga atas segala anugerah-Mu kepada kami seluruhnya. Lantaran itu ya Allah jadikanlah kami semua sebagai hamba-Mu yang beriman, yang bertaqwa, yang berilmu, yang berakhlak mulia, yang sejahtera di dunia dan di akhirat.

Ya Allah ya Tuhan kami, sempena majlis sambutan Maulidur Rasul ini, kami memohon keampunan atas segala dosa-dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat sama ada yang masih hidup atau yang telah kembali kepada-Mu ya Allah.
اَللَّهُمَّ إِناَّ نَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِيْ بِهَا قُلُوْبَنَا  وَ تَجْمَعُ بِهَا أُمُوْرَنَا وَ تَلُمُّ بِهَا شَعَثَنَا وَ تَرُدُّ بِهَا الْفِتَنَ عَنَّا وَ تُصْلِحُ بِهَا دِيْنَنَا وَ دُنْيَانَا.
                                                                                                                   
Kami jua memohon restu dan rahmat –Mu sempena sambutan Maulidur Rasul ini, semoga Engkau ya Allah memberi hidayah dan petunjuk kepada hati-hati kami, Engkau memperkukuhkan perpaduan kami, Engkau menjamin rezeki kami, Engkau memberi kekuatan serta semangat yang tinggi kepada kami, dorongkanlah kami ke arah melaksanakan kebaikan dan amal soleh serta kami memohon dipanjangkan usia diliputi dengan sihat wal-afiat memerintah negara kami yang tercinta ini.
اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ
Kami pohonkan juga ya Allah keselamatan dan kesejahteraan keamanan kemakmuran dan keberkatan negara kami yang dikasihi, rakyatnya sejahtera sentosa, agama-Mu terus terpelihara dan maju jaya dibawah pemerintahan pemimpin kami.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.





DOA LAWATAN PEMIMPIN NEGARA

UNTUK MELAKUKAN URUSAN RASMI / LAWATAN KERJA KE LUAR NEGARA

________________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمَ وَمِنْكَ السَّلاَمَ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمَ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمَ، يَا سَلاَمُ سَلِّمْنَا أَجْمَعِيْنَ وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ.

يَا اَلله ُ يَا رَحْمـنُ  يَا رَحِيْمُ

Dengan penuh keberkatan dan keizinan-Mu ya Allah, kami memohon pada-Mu, berkatilah perjalanan pemimpin kami (…) serta seluruh ahli rombongannya sekalian. Limpahkanlah sepenuhnya rahmat kesejahteraan atas mereka di sepanjang perjalanan hinggalah sampai ke tempat tujuan. 

يَا اَلله ُ يَا مُجِيْبُ
Ya Allah, kami juga memohon kepada-Mu agar diberi peliharaan keselamatan dan  kesihatan ke atas pemimpin kami serta ahli rombongan sekalian,  semoga di jauhkan dari segala kesulitan mahu pun kesusahan walau di mana mereka berada. Bekalkanlah mereka dengan rahmat kebijaksanaan semoga mereka dapat melaksanakan tugas dengan penuh cemerlang untuk agama, bangsa dan negara tercinta ini.

{سُبْحَانَ الَّذِىْ  سَخَّرَلَنَا هَذَا  وَمَا كُنَّا لَهُ  مُقْرِنِيْنَ  وَإِنَّا إِلَى  رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} {بِسْمِ اللهِ مَجْرِيْهَا وَمُرسَاهَا إِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَحِيْمٌ}
{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ  ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.



DOA MAJLIS PEMBUKAAN RASMI SIDANG PARLIMEN
____________________________________________

                              

                               بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ


اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكاَفِئُ مَزِيْدَهُ  يَا رَبَّناَ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِى  لِجَلاََََََََََََََلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

 

اَللَّهُمَّ يَا مُجِيْبَ السَّائِلِيْنَ

Ya Allah, ya Tuhan kami, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, kami sekalian hamba-Mu yang berhimpun di dewan yang mulia pada hari yang bersejarah dan gemilang ini, sempena Pembukaan Rasmi Penggal ke (…) Majlis Parlimen Malaysia ke (…) bagi tahun (…), memohon rahmat dan hidayah-Mu semoga diberikan cahaya petunjuk kepada hati kami, Engkau perkukuhkan perpaduan kami, Engkau berkatilah usaha kami dalam menjana pembangunan dan kemajuan negara kami ke arah yang lebih cemerlang, gemilang dan terbilang. 

  اَللَّهُمَّ ياَ عَزِيْزُ ياَ قَهَّارُ

Ya Allah, ya Tuhan kami, yang memiliki segala kekuasaan dan kemuliaan, kurniakanlah taufik dan hidayah-Mu sebagai panduan. Restuilah perancangan, perbahasan serta pertimbangan seluruh ahli dewan. Bimbinglah kami dengan sinaran petunjuk-Mu yang berterusan. Pimpinlah kami sekalian ke jalan yang benar dan lurus supaya negara kami senang diurus. Hindarkanlah kami sekalian dari segala malapetaka dan sifat-sifat keji, hasad dengki, boros, iri hati dan perselisihan yang boleh membawa perpecahan dan kebinasaan. Anugerahkanlah kami kekuatan dan keupayaan untuk merangka strategi dan dasar negara yang berkesan bagi mencapai kecemerlangan dan kesejahteraan serta matlamat wawasan sebagaimana yang kami harap dan cita-citakan.

اَللَّهُمَّ يَا وَلِيَّ السَّلاَمِ
Kami memohon kepada-Mu ya Allah, peliharalah serta lindungilah hamba-Mu Raja kami Seri Paduka Baginda Yang diPertuan Agong (…) dan Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong (...) .Lanjutkanlah usia baginda berdua dalam keadaan sihat dan sejahtera, kuat iman dan teguh pegangan, serta dilimpah rahmat dan keberkatan.

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ
Ya Allah, ya Tuhan kami, kami pohonkan limpah rahmat, taufik dan hidayah-Mu kepada pemimpin-pemimpin kami dan seluruh rakyat negara kami yang tercinta ini. Mantapkanlah semangat dan keazaman mereka dengan penuh kesabaran dan bertawakkal kepada-Mu dalam memikul tanggungjawab memajukan negara, agama dan bangsa yang disanjung tinggi dan disegani, di bawah riayah dan naungan-Mu.

{رَبَّناَ ظَلَمْناَ أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْلَنَا وَ تَرْ حَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.  



DOA MAJLIS PERKAHWINAN
___________________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Segala puji hanya untuk-Mu ya Allah atas segala nikmat pemberian yang Engkau kurniakan kepada kami.

Ya Allah, pada hari yang berkat ini, kami berhimpun di majlis ini sebagai tanda kesyukuran kami atas nikmat-Mu bersempena dengan majlis perkahwinan yang diadakan oleh keluarga kedua-dua mempelai dengan selamat dan sempurna bagi pernikahan anakanda mereka (…).
اَللَّهُمَّ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ يَا ذَاالْجُوْدِ وَاْلكَرَمِ

Bersempena dengan majlis ini juga kami memohon rahmat-Mu ya Allah, kurniakanlah kepada kedua mempelai yang diraikan ini kehidupan yang sihat dan selamat sejahtera serta dikurniakan zuriat yang soleh. Perkukuhkanlah ikatan kasih sayang dan hormat menghormati antara mereka, berakhlak mulia dan berbudi bahasa, serta beriman dan bertakwa kepada-Mu ya Allah.

اَللَّهُمَّ يَا بَدِيْعَ السَّمـوَاتِِِ وَالأَرْضِ  

Kami memohon rahmat-Mu agar dikurniakan keampunan, keberkatan dan sihat wal-afiat kepada seisi keluarga, tuan rumah dan sekalian yang hadir bagi meraikan majlis yang diberkati ini.

اَللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ اْلعَرُوْسَيْنِ كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ الْمَاءِ وَالطِّيْنِ وَ بَيْنَ آدَمَ وَحَوَّاء، وَبَيْنَ إِبْرَاهِيْمَ وَهَاجَرَ وَسَارَه، وَبَيْنَ يُوْسُفَ وَزُلَيْخَة، وَبَيْنَ أَيُّوْبَ وَرَحْمَةَ، وَبَيْنَ مُوْسَى وَصَفُوْرَه، وَبَيْنَ سُلَيْمَانَ وَبَلْقِيْس، وَبَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى الله ُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَزَوْجَاتِهِ الْمُطَهَّرَاتِ رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِنَّ أَجْمَعِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا وَلاَتَجْعَلْ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا شَقِيًّا وَلاَمَحْرُوْمًا يَا أَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ.
Ya Allah, jadikanlah perhimpunan ini satu pertemuan yang dirahmati dan perpisahan kami pula selepas ini, satu perpisahan yang diberkati dan dilindungi.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ  وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.     

  
DOA HARI BELIA NEGARA
________________________
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَ النَّصْرَ وَالْفَوْزَ لِلسَّالِكِيْنَ سُبُلَ الْهِدَايَةِ وَقَضَى بِالذِّلَّةِ وَالْهَوَانِ عَلَى مَنْ حَادِ عَنْ طَرِيْقِ الْحَقِّ إِلَى اْلغِوَايَةِ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى ءَالِهِ وصَحْبِهِ أََجْمَعِيْنَ .

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Kami  menzahirkan kesyukuran kami, kerana dengan limpah kurniamu ya Allah, dapat kami berkumpul pada hari yang bersejarah ini, sempena majlis Perhimpunan Hari Belia Negara.
اَللَّهُمَّ يَا رَحْمـنُ يَا رَحِيْمُ
Pada hari ini, kami memohon kepada-Mu ya Allah, supaya Engkau kurniakan kepada kami jiwa yang mantap, iman yang teguh, khususnya dikalangan remaja dan belia kami. Peliharalah kami dari terlibat dalam apa jua unsur negatif yang boleh menjatuhkan maruah diri, keluarga, masyarakat dan negara.




اَللَّهُمَّ يَا حَمِيْدُ يَا مَجِيْدُ
Jadikanlah kami golongan yang bijaksana, berwibawa dan berkemampuan, untuk membantu melahirkan masyarakat yang bersatu padu, serta, saling bekerjasama dalam menjalankan kerja-kerja harian kami. Tingkatkanlah kami dengan kemahiran dan penguasaan, dalam bidang pekerjaan yang diceburi, supaya hasil kerja kami, mencapai tahap kualiti yang diterima, di peringkat negara, mahupun antarabangsa.

اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ
Kami memohon kepadamu ya Allah, supaya perhimpunan pada kali ini akan dapat melahirkan pemimpin belia yang beramanah, bertanggungjawab, dan menjuruskan masyarakat kearah masyarakat yang Cemerlang, Gemilang dan Terbilang.

Sesungguhnya Engkaulah Tuhan Yang Maha Agong, Maha bijaksana, Pencipta sekalian Alam.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


DOA HARI PEKERJA
__________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَ الدُّنْيَا دَارَ كَسْبٍ وَعَمَلٍ وَجَعَلَ اْلآخِرَةَ دَارَ ثَوَابٍ وَعِقَابٍ وَأَمَلٍ. 

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الدَّاعِىَ إِلَى اللهِ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ya Allah ya Tuhan kami, dengan sifat-sifat keagungan serta kebesaran-Mu, pada hari yang penuh keberkatan ini, bersempena dengan Sambutan Hari Pekerja  yang akan dirasmikan oleh (...), kami sekalian hamba-Mu ya Allah, merafak dengan penuh rendah diri agar Engkau curahkan nikmat yang berterusan kepada kami, kurniakanlah petunjuk kepada kami dalam mencapai keredaan-Mu ya Allah, jauhkanlah kami dari ujian mara bahaya, ampunilah dosa kesalahan kami, kukuhkanlah perpaduan serta muhibbah antara kami yang tinggal di dalam sebuah  negara yang berbilang kaum ini.



اَللَّهُمَّ يَسِّرْلَنَا كُلَّ أَمْرٍ عَسِيْرٍ وَاغْفِرْلَنَا فِى اْلآخِرَةِ وَاْلأُوْلَى، اَللَّهُمَّ يَا مُدَبِّرَ اْلأَحْوَالِ وَيَا مُحَوِّلَ اْلأَحْوَالِ حَوِّلْ أَحْوَالَنَا إِلَى أَحْسَنِ اْلأَحْوَال.ِ

Bersempena dengan sambutan Hari Pekerja Peringkat Kebangsaan ini, kami memohon kepada-Mu ya Allah semoga sambutan pada kali ini mendapat keberkatan dan keredhaan-Mu.

Ya Allah ya Tuhan kami,

Tanamkanlah sifat-sifat terpuji, dalam diri kami, agar budaya kerja berkualiti menjadi amalan kami, dan supaya kami, sentiasa berusaha melakukan penambahbaikan, dalam kerja seharian demi kemajuan organisasi, masyarakat, agama dan negara. Engkau sematkanlah ke dalam diri kami ya Allah, rasa tanggungjawab atas setiap tugas yang diamanahkan kepada kami untuk dilaksanakan.

اَللَّهُمَّ يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ يَا بَدِيْعَ السَّمـوَاتِِِ وَالأَرْضِ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا وَلاَتَجْعَلْ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا شَقِيًّا وَلاَمَحْرُوْمًا.
Ya Allah, jadikanlah perhimpunan pada hari ini satu perhimpunan yang dirahmati dan perpisahan kami selepas ini adalah satu perpisahan yang diberkati.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ  وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.                                

                      

DOA HARI WANITA
__________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
 اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالمَِيْنَ حَمْداً يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَا رَبَّناَ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِى لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلىَ ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ya! Allah, ya Tuhan kami, segala puji dan syukur hanya untuk-Mu di atas segala rahmat dan nikmat yang Engkau kurniakan kepada kami sempena sambutan Hari Wanita kali ini.

Ya! Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,
Dengan penuh khusyuk kami menadah tangan  dan merendah diri bermohon keampunan dan rahmat dari-Mu.  Sesungguhnya kami hanyalah hamba-Mu yang kerdil.  Maka ampunilah segala kesalahan yang telah kami lakukan samada yang kami sedari atau yang tidak kami sedari. Kurniakan taufik dan hidayah kepada kami supaya jalan hidup kami sentiasa diberi petunjuk oleh-Mu di dunia dan ganjaran di akhirat.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mendengar, lagi Maha Melihat,
dengarkanlan harapan dan pengaduan kami ini.  Mustajabkanlah permohonan kami agar Engkau mengurniakan kesejahteraan dan kesihatan kepada para wanita yang menjadi tiang negara kami.  Semoga Engkau mengurniakan kekuatan kepada mereka untuk terus menjalankan tanggungjawab dan memainkan peranan yang proaktif dalam arus perdana.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memelihara seluruh alam,
Peliharalah dan lindungilah juga pemimpin-pemimpin kami dan rakyat jelata amnya. Hindarkanlah kami daripada segala mara bahaya, keburukan dan kejahatan yang datang dari pengkhianatan manusia mahupun syaitan dan hawa nafsu.   Engkau peliharalah maruah mereka dan lindungilah kami dengan penuh rahmat di bawah jagaan-Mu yang sempurna, penuh rahmah daripada anasir di mana sahaja kami berada.

Ya! Allah, Tuhan Yang bersifat dengan sifat Ihsan dan Lemah-lembut,
Jadikanlah wanita sebagai mempunyai darjat yang tinggi serta hiasilah mereka dengan kebijaksanaan, binakanlah benteng ketaqwaan dan keimanan yang teguh kepada wanita-wanita kami daripada perkara yang memudharatkan diri, keluarga, agama, bangsa dan negara.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Berkuasa,
Kurniakanlah taufiq dan hidayah kepada wanita-wanita kami agar mendapat kejayaan dan kecemerlangan  di dunia dan akhirat.  Berkatilah usaha dan sumbangan kebaikan mereka di dunia.  Berikanlah kekuatan kepada mereka untuk mencapai kejayaan dan kemajuan diri.  Anugerahkanlah kepada mereka kualiti kehidupan yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya.  Tinggikanlah darjat mereka di sisi-Mu yang memiliki hati yang putih bersih dengan keikhlasan berbakti untuk agama, bangsa dan negara.

{رَبَّناَ ءَاتِناَ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّءْ لَنَا مِنْ أَمْرِناَ رَشَدًا} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.



DOA HARI KANAK-KANAK
________________________
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ يَمُنُّ عَلَى مَنْ يَشَاءُ بِاْلأَوْلاَدِ وَيَجْعَلُهُمْ فِتْنَةً يَتَبَيَّنُ بِهَا الشَّاكِرَ الَّذِىْ يَقُوْمُ بِحَقِّهِمْ وَيَصُوْنُهُمْ عَنِ الْفَسَادِ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ  أَشْرَفِ اْلأَنِْبيَاءِ وَاْلمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Kami menadah tangan menzahirkan kesyukuran kami, kerana dengan limpah kurnia-Mu ya Allah, dapat kami berkumpul pada hari yang bersejarah ini, sempena Hari Kanak-Kanak yang disambut pada (…).

                                                              اَللَّهُمَّ يَا رَحْمـنُ يَارَحِيْمُ
Wahai tuhan kami, permudahkanlah dalam setiap pekerjaan kami dan teguhkanlah pendirian kami dalam pelbagai situasi yang kami tempuhi. Ya Allah! Lindungilah negara kami yang tercinta ini, dari segala mara bahaya, agar kami dapat hidup dalam aman merdeka, untuk kami terus menjulang tinggi agama Engkau ya Allah. Dan hidupkanlah kami dalam lembayung keredhaan dan kerahmatan Engkau. Jadikanlah kami di kalangan mereka yang benar-benar mengharapkan pertolongan Engkau.

{رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ  إِمَامًا}

Ya Allah! Ya Tuhan Kami, berikanlah kami, isteri dan zuriat keturunan kami, perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang bertaqwa.

                   يَا ذَاالْقُوَّةِ الْمَتِيْنِ
Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami, anak-anak yang pintar dan bertaqwa, yang menjadi harapan untuk memimpin negara pada masa hadapan, serta golongkanlah mereka dikalangan orang-orang yang soleh dan solehah.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}
وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.






DOA HARI ALAM SEKITAR
_____________________________

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الْبَصِيْرِ لِعِبَادِهِ الْحَكِيْمِ فِى صُنْعِهِ الْعَظِيْمِ بِتَدْبِيْرِهِ الْقَدِيْرِ الْمُقْتَدِرِ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارِ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الَّذِىْ أَرْشَدَنَا إِلَى التَّفَكُّرِ فِى خَلْقِ اللهِ لِنَزْدَادَ إِيْمَانًا إِلَى إِيْمَانِنَا وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

 

                      اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ
Kami merafakkan kesyukuran kehadrat-Mu di atas keizinan dan limpah kurnia-Mu,  maka dapatlah kami berkumpul dan menjayakan Majlis Perasmian Hari Alam Sekitar, semoga majlis yang mulia ini dianugerahkan  keberkatan, kesejahteraan, kekuatan, hidayah dan kesihatan yang berkekalan agar kami dapat terus menghirup udara dimukabumi-Mu yang nyaman lagi damai ini.





اَللَّهُمَّ يَا رَحْمـنُ يَارَحِيْمُ
Sempena Hari Alam Sekitar pada kali ini kami memohon agar Engkau semaikanlah di dalam jiwa kami sekalian dengan semangat cintakan kepada keceriaan dan prihatin terhadap isu-isu alam sekitar. Jauhkanlah kami dari sebarang sifat tamak dan haloba dalam mengejar kepentingan dunia tanpa mengambilkira kemusnahan alam sekitar. Hindarkanlah kami dan seluruh warga negara ini dari sifat tidak bertanggungjawab dalam menjaga keceriaan persekitaran kami. Harapan kami, agar Sambutan Hari Alam Sekitar  ini akan membangkitkan kesedaran kami, memperbaiki  akhlak dan  sikap tanggungjawab kami dalam usaha  menjadikan negara  ini bersih dan sentiasa ceria.

يَا مَالِكَ السَّمـوَاتِ وَاْلأَرْضِ
Ya Allah, tanamkanlah ke dalam jiwa kami dan anak-anak generasi kami sifat menghargai alam sekitar. Berikanlah kami kekuatan untuk mendidik dan memberi kesedaran kepada mereka supaya anugerah-Mu yang tidak ternilai ini sentiasa terjaga dan  terpelihara. Kurniakanlah kami ilham dan pemikiran yang bernas agar masalah-masalah alam sekitar yang dihadapi dapat diatasi dengan cara yang terbaik.

{رَبَّناَ ءَاتِناَ مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّءْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.




DOA HARI PELADANG PENTERNAK DAN NELAYAN
________________________________________________
                      
                       بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ هَيَّأَ لِعِبَادِهِ أَسْبَابَ اْلأَرْزَاقِ وَيَسَّرَ سُبُلَهَا وَجَعَلَ مَفَاتِيْحَهَا الْعَمَلَ وَاْلإِنْطِلاَقَ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْن وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

اَللَّهُمَّ يَا ذَاالفَضْلِ وَاْلإِنْعَامِ

Kami bersyukur kehadrat-Mu ya Allah, kerana dengan limpah rahmat dan inayah-Mu, kami rakyat Malaysia dapat menikmati suasana kedamaian dan kebebasan dengan sepenuhnya berbanding dengan negara-negara lain yang inginkan kebahagiaan dan kemakmuran seperti ini. Oleh itu, kami menzahirkan kesyukuran di atas limpah kurnia-Mu dapat kami berkumpul pada hari yang bersejarah ini sempena Hari Peladang Penternak dan Nelayan.

اَللَّهُمَّ يَا مَالِكَ الْمُلْكِ ياَ ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
       
Ya Allah, tunjukkanlah kami ke arah kebaikan dan pertingkatkanlah iman kami serta limpahkanlah kemakmuran dan kebahagiaan kepada negara kami bagi mencapai kejayaan dalam segala urusan. Kurniakanlah semangat rajin bekerja, ketekunan dan kesabaran yang tinggi kepada kami supaya dapat kami berganding bahu membina negara agar terus aman dan makmur. Bukakanlah pintu hati kami dengan kebijaksanaan, ilmu pengetahuan dan hikmah dari-Mu. Justeru itu, janganlah Engkau membiarkan kami mengendalikan urusan kami bersendirian tanpa hidayah-Mu, walau sekecil manapun urusan itu.

اَللَّهُمَّ يَا حَفِيْظُ يَا فَعَّالٌ لمِّاَ يُرِيْدُ

Ya Allah, kami memohon dari sifat ihsan-Mu, agar dikurniakan kepada kami nikmat kestabilan, kesejahteraan dan keselamatan. Lindungilah kami dari segala keburukan, keaiban, kemungkaran dan kemaksiatan. Permudahkanlah kami dalam melaksanakan program ini. Kami memohon keberkatan dan keredaan-Mu, agar segala usaha yang dijalankan ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga Malaysia khasnya dan negara amnya.
         

Ya Allah, sesungguhnya amat banyak pertolongan-Mu yang telah Engkau kurniakan kepada kami, dengan pertolongan-Mu jualah, dapatlah kami mengatur serta berkumpul sebegini, dengan harapan semoga dapat merapatkan lagi hubungan dan jalinan mesra di antara kami di negara yang tercinta ini. Mudah-mudahan kesatuan mutlak dapat ditegakkan dan mahabbah serta ukhuwwah dapat dieratkan.
اَللَّهُمَّ يَا اَلله ُ يَا رَحْمـنُ يَا رَحِيْمُ

Berkat keagungan-Mu dan sifat Rahim-Mu, kami memohon agar peliharakanlah negara kami dari malapetaka dan mara bahaya sama ada dari lautan, daratan dan udara. Jauhilah kami dari segala keburukan yang akan menimpa sama ada berupa peringatan mahupun ujian yang tidak dapat diduga. Jika ia berupa ujian, maka kurniakanlah kepada kami ketabahan dan kesabaran. Jika berupa peringatan maka ampunilah kami sebelum ia mendatang.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا وَلاَتَجْعَلْ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا شَقِيًّا وَلاَمَحْرُوْمًا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Ya Allah, jadikanlah perhimpunan ini satu pertemuan yang dirahmati dan perpisahan kami pula selepas ini satu perpisahan yang diberkati dan dilindungi.

{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.                 
                                     


  
DOA HARI KESIHATAN SEDUNIA
                                                                         
____________________________

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ فَلاَحَ اْلأُمَّةِ بِطَهَارَةِ قُلُوْبِهَا وَنَجَاحَهَا بِنَظَافَةِ أَبْدَانِهَا مِنْ أَدْرَانِهَا.  
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ.

يَااَلله ُ يَا رَحْمَـنُ يَا رَحِيْمُ
Di majlis yang mulia ini, kami merafa’kan rasa kesyukuran kepada-Mu ya Allah, Tuhan Pencipta alam ,Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, atas segala nikmat yang Engkau kurniakan kepada kami, dapat kami berkumpul di sini untuk menjayakan Majlis Sambutan Hari Kesihatan Sedunia Tahun (…).

Kami memohon pada–Mu ya Allah, semoga segala usaha murni ini akan dapat mempertingkatkan lagi semangat cintakan tanahair ini agar kami semua, menjadi warga yang sihat sejahtera dan mendapat rahmat dari-Mu sepanjang masa.

يَا اَلله ُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَام

Kami memohon kepada-Mu ya Allah, peliharalah serta lindungilah hamba-Mu raja kami Seri Paduka Baginda Yang diPertuan Agong (…) dan Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong (…). Lanjutkanlah usia baginda berdua dalam keadaan sihat dan sejahtera, kuat iman dan teguh pegangan, serta dilimpah rahmat dan keberkatan.

اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْفَضْلِ وَاْﻹِنْعَامِ


Dengan rahmat-Mu ya Allah, Engkau anugerahkanlah kesejahteraan serta kesihatan yang berkekalan ke atas para pemimpin dan seluruh rakyat negara ini agar kami dapat hidup dalam suasana yang aman damai dan mampu melaksanakan segala kewajipan yang diamanahkan kepada kami dengan sempurna. Mudah-mudahan majlis yang diadakan ini akan mendatangkan keberkatan kepada kami, demi menyedarkan kami sekalian tentang betapa pentingnya menjaga kesihatan di samping mengukuhkan semangat perpaduan dan silaturrahim yang berkekalan di jiwa kami.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الصِّحَّة َوَاْلعَافِيَةَ وَحُسْنَ الْخُلُقِ
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَنَعُوْذُبِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
{رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ} {وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.  


  

DOA MAJLIS KHIDMAT BAKTI KETUA SETIAUSAHA NEGARA
________________________­­­­­­­­­­­­­­­­­­­________________________________

                         بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ دَعَانَا إِلَى فَسِيْحِ اْلأَمَلِ وَحَثَّنَا عَلَى حُسْنِ الْعَمَلِ وَحَذَّرَنَا مِنَ التَّوَاكُلِ وَالتَّوَانِىْ وَالْكَسَلِ.  وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ  وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
                                    
يَا اَلله ُ يَا مَالِكُ ياَ قُدُّوْسُ
Engkaulah yang memiliki kuasa pemerintahan dan Engkaulah yang memuliakan sesiapa yang dikehendaki .

Kami bersyukur kehadrat-Mu ya Allah di atas limpah kurnia-Mu kami dapat berhimpun pada malam ini di Majlis Khidmat Bakti oleh Y. Bhg. Ketua Setiausaha Negara bagi meraikan Pegawai-Pegawai Kanan Perkhidmatan Awam Persekutuan yang bersara dan Penyampaian Surat-Surat Perlantikan Ketua Setiausaha, Kementerian/Jabatan/Agensi.


يَا اَلله ُ يَا كَرِْيمُ
Di malam yang mulia ini, di saat perpisahan yang mengharukan,  kami menadah  tangan memohon doa restu dari-Mu agar khidmat bakti kami yang telah lalu dan akan datang dijadikan perkhidmatan yang diredhai. Pertuturan kami, pertuturan yang disenangi  , pendengaran  kami, pendengaran yang direstui, penglihatan kami, penglihatan yang diberkati, amalan kami amalan yang dirahmati, pengorbanan kami pengorbanan yang disyukuri dan jasa kami jasa yang diingati.
         

يَا اَلله ُ يَا شَكُوْرُ
Kami memohon kepada-Mu agar khidmat bakti kami ini sentiasa diberi petunjuk dan hidayah dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan. Bukakanlah pintu hati kami untuk menjadi manusia yang paling sempurna, manusia yang berjiwa waja, sentiasa sanggup menghadapi rintangan dan cabaran demi menjana dan memartabatkan agama, bangsa dan negara Malaysia yang tercinta.      

              
يَا اَلله ُ يَا رَحْمـنُ
Kekalkanlah kesejahteraan negara kami ini untuk generasi hari ini dan akan datang. Kurniakanlah kepada kami dan Penjawat Awam keseluruhannya kekuatan, semangat waja, keberanian dan kesabaran yang unggul demi menjana dan memartabatkan Pentadbiran Awam agar menjadi lebih cemerlang, gemilang dan terbilang.                                                            

                               
يَا اَلله ُ يَا رَشِيْدُ
Jadikanlah khidmat bakti kami ini perkhidmatan yang dicontohi dan disegani, eratkanlah kasih sayang di kalangan kami, limpahkanlah cahaya petunjuk untuk kami terus melaksanakan tanggungjawab dengan adil demi kesejahteraan    masyarakat dan negara.                                                                          
             يَا اَلله ُ يَا رَحِيْمُ
Selamatkanlah kami dan negara kami dari segala wabak penyakit dan bencana. Hindarkanlah kami dari segala keburukan dan mara bahaya. Lindungilah kami dari segala bentuk kemungkaran. Berikanlah kami kekuatan agar khidmat bakti kami lebih dihormati di persada antarabangsa dan bertaraf dunia.     
                                                                       اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا وَتَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا وَلاَ تَجْعَلْ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا شَقِيًّا وَلاَ مَطْرُوْدًا وَلاَ مَحْرُوْمًا.

Ya Allah, jadikanlah perhimpunan kami ini sebagai satu perhimpunan yang dirahmati dan perpisahan kami pula selepas ini sebagai satu perpisahan yang diberkati dan dilindungi. Dan janganlah Engkau jadikan pada diri kami ini, dan mereka yang bersama kami, kebinasaan, dan menyingkirkan kami dari memperolehi rahmat.

 {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار}ِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ  وَصَلَّى   الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ  وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


DOA MAJLIS ISTIADAT PENGURNIAAN DARJAH KEBESARAN
_________________________________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعَمِهِ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، لاَنُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْهِ، هُوَ كَمَا أَثْنَى عَلَى نَفْسِهِ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ  وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

اَللَّهُمَّ يَا مَالِكَ الْمُلْكِ
Ya Allah, Engkaulah yang memiliki kuasa pemerintahan, yang mengatasi segala kekuasaan, Maha Suci Engkau ya Allah daripada segala sifat-sifat kekurangan dan kelemahan, Engkaulah ya Allah yang memuliakan sesiapa yang Engkau kehendaki dan menghina sesiapa yang Engkau kehendaki, kami pohonkan ya Allah, muliakanlah hidup kami dengan sifat-sifat yang terpuji, hiasilah diri kami dengan akhlak kesopanan yang tinggi, tanamkanlah ke dalam jiwa kami rasa rendah diri terhadap keagungan-Mu ya Allah, agar hidup kami lebih diredhai dan diberkati.





اَللَّهُمَّ يَا دَائِمَ اْلإِحْسَانِ
Ya Allah, rahmat-Mu kami pohonkan, kasih-sayang-Mu kami harapkan, jadikanlah hidup kami di dunia mendapat keberkatan, di akhirat mendapat keredhaan.

اَللَّهُمَّ يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ
Engkau tambahkan lagi kejujuran dan keikhlasan kepada kami semua, Engkau berkatilah majlis penganugerahan darjah kebesaran ini, Engkau tambahkan lagi keazaman dalam diri mereka untuk terus menabur bakti dan jasa kepada agama, bangsa dan negara.

اَللَّهُمَّ يَا رَحْمـنُ يَا رَحِيْمُ

Peliharakanlah serta lindungilah dengan sepenuh riayah dan pemeliharaan ke atas kedua-dua hamba-Mu raja kami Seri Paduka Baginda Yang diPertuan Agong (…) dan Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong (…) agar sentiasa dalam sihat sejahtera, aman bahagia selamanya.

{رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.















 









 

DOA SELAMAT

  

DOA SELAMAT I
______________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِطَاعَتِهِ  وَهَدَانَا لِعِبَادَتِهِ  وَخَصَّنَا بِرِسَالَةِ حَبِيْبِهِ وَرَسُوْلِهِ.  اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ صَلاَةً وَسَلاَمًا دَائِمَيْنِ مُتَلاَزِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ  الدِّيْنِ.

اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Segala kepujian dan kesyukuran dipersembahkan ke hadhrat-Mu ya Allah di atas limpah rahmah perlindungan kepada kami sekalian dengan aman tenteram, sihat wal’afiat dan selamat sejahtera.  Kami memohon kepada-Mu ya Allah semoga diperkukuhkan perpaduan, dipereratkan persaudaraan dan diperkuatkan keazaman, hasrat dan cita-cita agar sentiasa mendapat keredhaan-Mu ya Allah.


اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْمَنِّ وَاْلإِحْسَانِ
Kami juga memohon kasih sayang-Mu ya Allah agar jiwa dan kehidupan kami berada dalam aman di dunia agar kami dapat mengimarahkan bumi  sepertimana yang Engkau perintahkan, maka daripada Engkaulah sahaja ya Allah kami memohon bantuan dan pertolongan.

اَللَّهُمَّ يَا أَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ
Kami dengan segala rendah diri memohon agar Engkau kurniakan kami dan hamba-hamba-Mu sekalian dengan taufik dan hidayah, sentiasa di bawah pimpinan dan petunjuk-Mu ya Allah, mudah-mudahan segala usaha dan amal yang kami tunaikan akan mendapat sepenuh kejayaan dalam keredhaan dan restu-Mu di sepanjang zaman.

اَللَّهُمَّ يَا مَالِكَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Berkatilah negara Malaysia ini dan rahmatilah di bawah perlindungan-Mu sekalian yang bersangkutan dengannya semoga mendapat pertunjuk dari-Mu ke jalan yang Engkau redhai serta dengan penuh kehormatan dan kesucian, di samping meninggikan syiar-Mu dalam semua bidang.


اَللَّهُمَّ يَا مَالِكَ يَوْمِ الدِّيْنِ
Peliharakanlah kami dan negara kami daripada segala bala bencana.
Jauhkanlah kami sekalian daripada segala ancaman dan pengkhianatan.  Bersihkanlah negara kami dari segala anasir jahat.

Pandulah kami semua ke jalan yang benar, adil dan saksama dalam melaksanakan tanggungjawab yang diamanahkan.
Kekalkanlah ya Allah kebenaran, keadilan, perpaduan, ketenteraman dan kemakmuran dalam negara bertuah ini .

اَللَّهُمَّ بِكَ نَسْتَعِيْنُ وَعَلَيْكَ نَتَوَكَّلُ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، إِرْحَمْنَا يَارَبَّنَا فَإِنَّكَ أَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللَّهُمَّ وَسَلَّمَ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ  وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.



DOA SELAMAT II
_____________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ اْلكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ   اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلأَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ  وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ  وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ  وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى اْلغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ya Allah , ya Tuhan kami, yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, kami berhimpun pada hari ini  berdoa memohon rahmat dan hidayah dari-Mu.

 

Semoga dengan rahmat itu ,

Engkau berikan petunjuk kepada kami, Engkau perkukuhkan perpaduan kami, Engkau memperbaiki urusan Agama dan dunia kami.


Ya Allah, ya Tuhan kami yang memiliki segala kekuasaan dan kemuliaan, kurniakanlah taufik dan hidayah-Mu kepada kami, restuilah perancangan kami, bimbinglah kami dengan petunjuk-Mu yang berterusan. Pimpinlah kami sekalian ke jalan yang lurus dan benar yang membawa kepada ketenteraman dan kesejahteraan. Hindarkanlah kami sekalian dari segala mala petaka dan sifat-sifat yang keji.
Selamatkanlah kami sekalian dari perselisihan yang boleh membawa perpecahan dan kebinasaan . Anugerahkanlah kepada kami kekuatan dan keupayaan untuk merangka strategi dan dasar negara bagi mencapai kecemerlangan dan kesejahteraan serta matlamat wawasan sebagaimana yang kami cita-citakan.

اَللَّهُمَّ يَا ذَالْجُوْدِ وَالْكَرَمِ
Ya Allah, ya Tuhan kami, kami pohonkan limpah rahmat, taufik dan hidayah bagi pemimpin-pemimpin dan seluruh rakyat negara yang tercinta. Mantapkanlah semangat dan keazaman mereka dengan penuh kesabaran dan bertawakkal kepada-Mu dalam memikul tanggungjawab memajukan negara supaya disanjung tinggi, bertaraf dunia dan disegani, di bawah ri’ayah-Mu dan naungan-Mu.

{رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ}
{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ  وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ  أَجْمَعِيْنَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.




DOA SELAMAT III
_____________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ أَوْضَحَ لَنَا سَبِيْلَ الْهُدَى وَالرَّشَادِ وَجَعَلَ فِى اتِّبَاعِهِ السَّلاَمَةَ مِنَ اْلآفَاتِ وَالْمُهْلِكَاتِ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الْمَبْعُوْثِ إِلَيْنَا، خَيْرَخَلِيْفَةِ اللهِ فِى أَرْضِهِ وَأَحْسَنَ أُسْوَةٍ لَنَا نَقْتَدِيْ بِهِ   وَعَلَى ءَالِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَأَصْحَابِهِ الْمُجَاهِدِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَمَنِ اهْتَدَى بِهَدْيِهِمْ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَللَّهُمَّ يَا عَلِيْمُ يَا حَكِيْمُ
Ya Allah ya Tuhan kami , kami bersyukur tidak terhingga atas limpah kurnia-Mu dan memohon keberkatan yang berterusan dalam setiap perancangan dan seterusnya mengambil keputusan sebagai panduan dalam mentadbirkan urusan negara kami Malaysia yang tercinta ini dengan kemas dan teratur.  Semoga segala nikmat di bumi yang bertuah ini kami berjaya manfaatkannya sebagai meningkat dan memantapkan ekonomi negara kami.

اَللَّهُمَّ يَا قَدِيْرُ  يَا قَوِيُّ يَا مُهَيْمِنُ
Ya Allah, ya Tuhan kami, kami memohon peliharakanlah hamba-hamba-Mu dalam sihat wal’afiat dan aman sentosa sepanjang hayat.
    
اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْجُوْدِ وَالْكَرَمِ
Ya Allah, kami memohon limpah kurnia taufiq dan hidayah agar para pemimpin di segenap lapisan dan peringkat, pegawai-pegawai dalam semua tingkatan Persekutuan dan Negeri, serta seluruh rakyat Malaysia, seia sekata berganding bahu melaksanakan tanggungjawab dengan ikhlas dan penuh semangat, berkerjasama bermuafakat untuk memaju dan memakmurkan Negara dan mempertahankan kesucian agama kami, membimbing rakyat kearah mencapai wawasan negara.


{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


  
DOA SELAMAT IV
____________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالشُّوْرَى تَكْرِيْمًا لِلْعُقُوْلِ وَتَأْلِيْفًا لِلْقُلُوْبِ وَتَقْدِيْرًا لِحُرِّيَّةِ الرَّأْيِ وَحِفْظًا لِلأُمُوْرِ مِنَ الْخَطَإِ وَالزَّلَلِ.
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ اْلأَنْبِيَاءِ وَإِمَامِ الْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ دَعَا بِدَعْوَتِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَللَّهُمَّ يَا رَبَّ الْكَائِنَاتِ وَقَاضِىَ الْحَاجَاتِ
Ya Allah kami memohon agar pertemuan mesyuarat ini dianugerahkan hidayah dan taufik agar urusan harian kami berjalan dengan lancar, beroleh kejayaan dan keberkatan.

Ya Allah, kami dipertanggungjawabkan dengan amanah yang berat, maka anugerahkanlah kepada kami keupayaan dan kemampuan untuk melaksanakan amanah dan tanggungjawab tersebut.

اَللَّهُمَّ يَا اَلله ُ
Jadikanlah majlis ini sentiasa mendapat pertunjuk ke jalan yang diredhai serta hindarkanlah hati-hati kami dari sifat-sifat buruk yang boleh merosakkan keharmonian dan perpaduan.
اَللَّهُمَّ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ وَيَا مُنْزِلَ الْبَرَكَةِ وَالرَّحْمَةِ
Selamatkanlah kami dan jadikanlah zaman ini zaman yang bertambah-tambah aman dan tenteram semoga negara kami terus maju lagi makmur dan rakyat dapat hidup bersatu, bantu-membantu di antara satu sama lain demi kesejahteraan bersama.

اَللَّهُمَّ حَسِّنْ حَالَتَنَا السِّيَاسِيَّةَ وَاْلإِقْْتِصَادِيَّةَ وَاْلإِجْتِمَاعِيَّةَ إِلَى أَحْسَنِ حَالٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ وَبِاْلإِجَابَةِ جَدِيْرٌ.
اَللَّهُمَّ ءَامِنَّا فِى وَطَنِنَا وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَوُلاَةَ أُمُوْرِنَا وَخُذْ بِأَيْدِيْنَا وَبِأَيْدِيْهِمْ إِلَى مَافِيْهِ خَيْرُنَا وَخَيْرُ وَطَنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.



  

DOA SELAMAT V
___________________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
َالْحَمْدُ ِللهِ رَبِ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ   اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلأَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ  وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ  وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ  وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى اْلغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ.

Ya Allah ya Tuhan kami, Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang, kami berhimpun di majlis yang mulia dan bersejarah ini memohon rahmat dan hidayah dari sisi-Mu.

Semoga dengan rahmat itu,
Engkau berikan hidayah dan petunjuk dan menyatukan pemikiran kami, Engkau perkukuhkan perpaduan kami, Engkau hindarkan fitnah dan pertelingkahan di kalangan kami, Engkau memperbaiki urusan agama dan dunia kami.

اَللَّهُمَّ يَا مُهَيْمِنُ يَا رَقِيْبُ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Ya Allah, kami memohon taufiq dan hidayah-Mu dalam setiap perkara dan restuilah perancangan dan pembangunan yang disusun dan diatur oleh kami dalam usaha memajukan negara kami.  Bimbinglah para pemimpin kami yang memikul amanah dan tanggungjawab dalam pentadbiran negara kami dengan sinaran petunjuk-Mu yang berterusan.  Pimpinlah kami sekalian ke jalan yang lurus dan benar yang membawa kepada ketenteraman dan kesejahteraan.  Hindarkanlah kami sekalian dari segala malapetaka dan sifat-sifat keji, hasad-dengki, boros, dan semua sifat negatif. Ya Allah selamatkanlah kami sekalian dari perselisihan yang boleh membawa perpecahan dan kebinasaan.  Anugerahkanlah kepada kami kekuatan dan keupayaan untuk merangka strategi dan dasar negara bagi mencapai kecemerlangan dan kesejahteraan serta matlamat wawasan sebagaimana yang kami cita-citakan.

اَللَّهُمَّ يَا ذَاالْجُوْدِ وَالْكَرَمِ


Kami pohonkan limpah rahmat, taufiq dan hidayat bagi pemimpin kami di segenap lapisan dan seluruh rakyat negara yang tercinta.  Mantapkanlah semangat dan keazaman mereka dengan penuh kesabaran dan bertawakkal kepada-Mu dalam memikul tanggungjawab memajukan negara dan agama supaya disanjung tinggi dan disegani.


{رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ}  وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ  وَصَلَّى الله ُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DOA SELAMAT VI

_________

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ  وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَللَّهُمَ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ  وَنَسْتَوْدِعُكَ دِيْنَنَا  وَإِيْمَانَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَمْوَالَنَا وَأَوْلاَدَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا  اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِى كَنَفِكَ  وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ  وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ  وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ  وَذِى عَيْنٍ وَذِى بَغْيٍ  وَشَرِّ كُلِّ ذِى شَرٍّ  إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.


Ya Allah, kami pohon perlindungan dari-Mu dari segala hasutan syaitan mahu pun kejahatan insan, kami pohon keselamatan dan kesejahteraan agar hidup dalam aman dan tenteram, selamatkanlah kami dari segala keburukan, jauhkanlah kami dari segala bala, wabak mahu pun penyakit yang menyusahkan.

اَللَّهُمَّ يَا مُتَوَلِّيَ السَّرَائِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِِرِ

Ya Tuhan kami, Engkaulah yang maha mengetahui apa yang tersirat dalam hati dan sanubari kami, Engkaulah yang lebih mengetahui hajat dan tujuan kami pada saat ini, kami mengakui dengan penuh kesedaran dan keinsafan tentang kebesaran dan kekuasaan-Mu ya Allah. Lantaran itu kami menadah tangan di samping memohon keselamatan dan kesejahteraan yang berterusan, kami juga ingin melahirkan kesyukuran yang tidak terhingga atas nikmat keselamatan dan  kesejahteraan yang telah Engkau kurniakan.                                                           
اَللَّهُمَّ يَا دَائِمَ اْلإِحْسَانِ

Ya Allah, Engkaulah yang lebih mengetahui tentang hati dan perasaan kami, kami yakin bahawa hanya kudrat dan iradat-Mu sahaja yang dapat menyelamatkan kami dari segala rupa bentuk keburukan mahu pun bala bencana, hanya kekuasaan-Mu jua yang telah menyelamatkan kami dari segala maksiat mahu pun wabak yang sedang melanda kami.     
                                    
Ya Allah, kemurahan-Mu kami pohonkan, ihsan-Mu  kami harapkan, Rahman    dan Rahim-Mu kami pinta, semoga kami sentiasa dilindungi dan dinaungi dengan sepenuh riayah dan pemeliharaan-Mu, kami akui bahawa kami sentiasa terdedah kepada bahaya dan keburukan, lebih-lebih lagi manusia yang mempunyai hasad dengki di atas sedikit kelebihan yang dikurniakan kepada kami, justeru itu, kami pohonkan ya Allah, Engkau peliharakanlah serta hindarkanlah kami daripada segala bahaya dan keburukan itu.          

                                                                
اَللَّهُمَّ يَا اَللهُ     
Sekiranya keburukan telah Engkau qadha ke atas kami, sekiranya kecelakaan telah Engkau tetapkan akan menimpa kami, maka dengan Rahman dan Rahim-Mu ya Allah kami pohonkan, hindarkanlah kami dari segala  keburukan dan kecelakaan itu, agar dapat kami hidup lebih bererti dan lebih bermakna.     

                                                                                                     
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلأخِرَةِ اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالْغَلاَءَ لاَ كَاشِفَ وَلاَ دَافِعَ لَهُ غَيْرُكَ.

اَللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى اْلأُمُوْرِ كُلِّهَا  وَاجْعَلْ حَيَاتَنَا حَيَاةً طَيِّبَةً  ءَامِنَةً مُطْمَئِنَّةً {رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ} {رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ} وَصَلَّى الله ُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ   وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ


Tarikh :  
Sumber : Unit Perhubungan Awam JAKIM
Editor : PRO JAKIM
Hits :  12951